Anggota Mapala UI Akan Bersepeda 1.634 km Sambil Mendaki Gunung

Senin, 06 Jul 2026, 15:51 WIB

JAKARTA -- Anggota Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) Mochamad Aqil Fajar Asyabani (25) akan bersepeda sendirian dari Depok, Jawa Barat, menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat, sekaligus mendaki 13 gunung di Jawa, Bali dan Lombok.

Aqil mengatakan dalam keterangan di Jakarta, Minggu, bahwa dia juga akan mendaki 13 gunung berketinggian lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) di ketiga pulau tersebut. Adapun gunung-gunung yang akan didaki oleh Aqil antara lain Pangrango, Ciremai, Arjuno, Argopuro, hingga Rinjani.

Ket. Foto: Pelepasan penjelajahan bertajuk Menapak Bumi: Bike-Hiking Jawa-Bali-Lombok oleh anggota Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) Mochamad Aqil Fajar Asyabani, di Depok, Jawa Barat, Minggu (5/7). — Sumber: ANTARA/HO - UI

Dia menjelaskan penjelajahan bertajuk Menapak Bumi: Bike-Hiking Jawa-Bali-Lombok ini dimulai dari Sekretariat Mapala UI pada Minggu (5/7/2026) dan akan menempuh jarak sekitar 1.634 kilometer dengan total elevasi 23.550 meter.

Dalam sambutannya saat pelepasan penjelajahan di Sekretariat Mapala UI, Aqil mengucapkan terima kasih kepada Mapala UI dan komunitas Mapala UI Bersepeda atas dukungan yang diberikan untuk kegiatan penjelajahannya.

“Untuk Mapala UI dan Mapala UI Bersepeda saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan persiapannya, sepedanya, latihannya, tips bersepedanya, semangat dan dukungannya yang menguatkan saya sampai akhirnya saya bisa mencoba penjelajahan ini,” ujar Aqil.

Pemuda lulusan program studi Filsafat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI itu dijadwalkan tiba di Nusa Tenggara Barat pada September dengan total 54 hari perjalanan dengan sepeda dan pendakian gunung.

Dia akan mengayuh sepeda hingga titik di kaki gunung terakhir sebelum melakukan pendakian. Adapun medan yang akan dilalui bervariasi mulai dari jalan raya, jalan pedesaan yang menanjak dan berkelok-kelok.

Sepeda Aqil nantinya ditinggal di basecamp pendakian dan melanjutkan pendakian menuju puncak gunung yang telah direncanakan. Kegiatan penjelajahan dan pendakian Aqil juga akan bekerja sama dengan organisasi Mapala setempat yakni sebagai tempat singgah dan rekan mendaki.

Dia mengaku terinspirasi dari Killian Jornet, pelari ultra-endurace yang pada tahun 2024 mendaki 82 puncak di atas 4.000 mdpl di Pegunungan Alpen dalam waktu 19 hari dengan menggunakan sepeda sebagai satu-satunya transportasi antar-puncak dengan prinsip human power alias tenaga manusia.

Aqil menyebut bahwa dia mengedepankan prinsip mandiri dan minimalis, mendaki sesuai regulasi yang berlaku, dan mendokumentasikan setiap etape bersepeda dan pendakiannya.

Dia berharap perjalanan tersebut bisa membuktikan manusia mampu melakukan hal-hal luar biasa dengan persiapan yang serius dan mental yang kuat. Selain itu, dia juga berharap kegiatan bersepedanya bisa turut memperkenalkan format petualangan baru ke komunitas outdoor Indonesia.

Dalam keterangan yang sama, Ketua Mapala UI Salman Muzhaffar Hanif mengapresiasi kegiatan penjelajahan mandiri yang dilakukan oleh Aqil. Kegiatan penjelajahan yang dilakukan Aqil menurutnya merupakan representasi jiwa petualangan Mapala UI era terbaru.

“Jarang sekali program gila semacam ini lahir dari inisiatif individu. Mapala UI memberikan dukungan berupa akses terhadap sponsor dan jejaring sehingga Aqil bisa leluasa menjelajah," katanya.

Dia menyebut bahwa penjelajahan merupakan gaya khas Mapala untuk mencintai Indonesia dari dekat.

Penjelajahan dan pendakian gunung yang dilakukan Aqil bisa dipantau secara real time melalui akun media sosial Instagram miliknya yaitu @aqil.fjr. Aqil juga akan melakukan live update di momen-momen kritis seperti di basecamp pendakian gunung, pendakian ke puncak, dan check point di setiap kotanya.

  • mapala bersepeda

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.