SAR Akhirnya Temukan Jasad Pencari Kerikil yang Tenggelam di Sungai Batanghari Tebo
Senin, 05 Okt 2026, 15:33 WIBJAMBI -- Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jazad Nazmi (50), pekerja pencari kerikil yang dilaporkan tenggelam di Sungai Batanghari, Desa Kemantan, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, Minggu.
Korban yang dinyatakan hilang tenggelam pada Sabtu (3/10) akhirnya ditemukan pada Minggu (4/10/) pukul 08.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Humas Basarnas Jambi M Luthfi mengatakan, peristiwa tersebut bermula pada Sabtu saat korban sedang bekerja menambang batu kerikil di sekitar Sungai Batanghari, korban kemudian terpeleset dan jatuh ke sungai.
Mengetahui kejadian tersebut, masyarakat setempat berupaya melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai. Namun hingga informasi diterima petugas SAR, korban belum berhasil ditemukan.
"Informasi kejadian kami terima dari Kepala Desa Kemantan, Nita Armala. Setelah menerima laporan, personel Pos SAR Bungo langsung bergerak menuju lokasi kejadian," ujar Luthfi.
Pada Minggu (4/10) pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan membagi pelaksanaan pencarian menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 yang terdiri dari personel Pos SAR Bungo melakukan penyisiran sejauh empat kilometer pada sisi kanan sungai ke arah hilir. SRU 2 yang terdiri dari BPBD Tebo dan Polsek Tebo Ilir melakukan penyisiran sejauh empat kilometer pada sisi kiri sungai ke arah hilir.
Sementara SRU 3 yang terdiri dari masyarakat dan Babinsa melakukan pemantauan di sekitar Last Known Position (LKP).
Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 08.30 WIB. Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak kurang lebih 10 meter dari LKP, pada koordinat 1°32'1.44" S - 102°42'38.78" E.
Setelah korban ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses evakuasi. Selanjutnya jenazah korban dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Pada pukul 09.30 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing penutupan. Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.
Operasi SAR melibatkan 7 personel Pos SAR Bungo, 6 personel BPBD Tebo, 5 personel Polsek Tebo Ilir, 2 personel Babinsa Tebo Ilir, serta masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaan operasi, tim menggunakan sejumlah peralatan SAR, antara lain rescue car double cabin, LCR Pos SAR Bungo, LCR BPBD Tebo, peralatan water rescue, peralatan selam, peralatan medis, peralatan komunikasi, peralatan evakuasi, serta peralatan pendukung lainnya.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.