Permainan Tradisional Solusi Batasi Anak Bermain Gawai
📅 Jumat, 24 Jul 2026, 03:13 WIB | Oleh: Tim PenulisDia mengatakan perundungan juga kerap kali menimbulkan dampak serius, seperti yang baru-baru ini terjadi di mana seorang siswa sekolah di Padang membuat dan meledakkan bom rakitan akibat kesal menjadi korban perundungan teman-temannya dalam waktu yang cukup lama. “Maka masalah perundungan ini harus ditempatkan sebagai persoalan serius dalam tumbuh kembang anak. Dan menjadi tugas serta tanggung jawab kita bersama untuk segera mengatasinya,” katanya.
Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menekankan pentingnya kesiapan ekosistem perlindungan yang nyata dalam implementasi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan anak (PP Tunas).
“Implementasi PP Tunas harus disertai kesiapan ekosistem perlindungan yang nyata, mulai dari penguatan literasi digital, peningkatan kapasitas keluarga, pengawasan platform digital, hingga penegakan hukum yang lebih efektif,” kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra di Jakarta, Kamis.
Hal itu dikatakannya mengenai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 pada 23 Juli tahun 2026.
Ia menilai seluruh kebijakan yang berkaitan dengan anak harus dibangun di atas satu prinsip utama, yaitu menghadirkan prasyarat perlindungan.
Prasyarat tersebut meliputi penguatan keluarga, pendidikan pengasuhan, sekolah yang aman, ruang digital yang sehat, layanan kesehatan jiwa yang mudah diakses, perlindungan dari eksploitasi ekonomi maupun seksual, serta kebijakan publik yang konsisten menempatkan kepentingan terbaik anak sebagai dasar pengambilan keputusan.
“Kita tidak cukup hanya dengan regulasi. Regulasi tanpa prasyarat hanya akan menghasilkan kebijakan yang saling bertabrakan dalam implementasinya,” kata Jasra Putra. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!