Festival Cisadane Dongkrak UMKM dan Pariwisata, Kemenpar: Dampaknya Langsung ke Ekonomi Lokal

Kamis, 23 Jul 2026, 09:45 WIB

TANGERANG – Gelaran festival semakin menjadi instrumen strategis dalam memperkuat sektor pariwisata. Selain meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, festival juga mampu mengangkat identitas budaya lokal, menggerakkan ekonomi kreatif, serta memperpanjang lama tinggal wisatawan.

Jika dikemas secara konsisten dan didukung promosi yang tepat, festival tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga berperan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Ket. Foto: Pesta kembang api dalam pembukaan Festival Cisadane 2026, Rabu (23/7/2026) malam yang dihadiri ribuan masyarakat. — Sumber: ANTARA/ HO-Pemkot Tangerang

Kementerian Pariwisata menargetkan Festival Cisadane di Kota Tangerang menjadi magnet wisata bagi para wisatawan nasional maupun internasional serta menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

"Festival Cisadane diharapkan memberikan dampak nyata bagi kemajuan pariwisata, ekonomi, dan budaya sehingga Kota Tangerang dapat menjadi magnet wisata bagi para wisatawan," kata Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata RI, Raden Wisnu Sindhutrisno dalam keterangannya di Tangerang, Kamis (23/7).

Kemenpar, katanya, juga menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Festival Cisadane sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN), program unggulan Kementerian Pariwisata.

Pasalnya pada tahun 2026, Kemenpar menetapkan 125 kegiatan terbaik dari lebih dari 500 agenda di berbagai daerah di Indonesia setelah melalui proses kurasi oleh kurator independen.

"Saya sangat bangga karena akhirnya Festival Cisadane dari kota kelahiran saya masuk dalam KEN pada tahun ini dan Insha Allah tahun-tahun selanjutnya. Dan harapannya tahun depan semoga bisa masuk ke 10 besar, Insha Allah," kata Raden.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan Festival Cisadane terus berkembang dan semakin mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Pengakuan dari Kemenpar menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi semua pihak untuk terus menghadirkan festival yang berkualitas, inovatif, berdaya saing, serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan pariwisata, ekonomi, dan budaya.

"Tentunya Festival Cisadane ini bukan sekadar panggung hiburan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat," katanya.

Selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, masyarakat akan disuguhkan beragam atraksi budaya, olahraga, hiburan, dan kuliner khas Kota Tangerang, serta gerai-gerai pelayanan dari Pemerintah Kota Tangerang.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.