Pemprov NTB Beri Hadiah Emas Bagi Warga yang Taat Bayar Pajak Kendaraan

Senin, 20 Jul 2026, 03:05 WIB

MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggeser orientasi kebijakan fiskal dengan memberikan penghargaan berupa hadiah emas kepada masyarakat yang disiplin membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara tepat waktu.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi para wajib pajak yang telah membayar PKB melalui program pemutihan pajak kendaraan bermotor 2026.

Ket. Foto: Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal didampingi Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri memilih nomor undian bagi warga yang telah membayar pajak PKB. — Sumber: ANTARA/Pemprov NTB

"Jika selama ini insentif lebih banyak diberikan melalui program pemutihan kepada penunggak pajak, kini pemerintah mengubah pendekatan dengan memberikan penghargaan kepada masyarakat yang taat membayar pajak tepat waktu," ujarnya melalui keterangan tertulis di Mataram, NTB, Minggu.

Menurutnya, perubahan pendekatan wajib pajak dilakukan setelah pemerintah mengevaluasi efektivitas kebijakan pemutihan pajak yang selama bertahun-tahun diterapkan di berbagai daerah, termasuk di NTB.

Meski mampu meningkatkan penerimaan daerah dalam jangka pendek, kebijakan tersebut dinilai juga memunculkan moral hazard, karena sebagian masyarakat justru memilih menunda pembayaran pajak dan menunggu program pemutihan berikutnya.

"Selama berpuluh-puluh tahun kita menganut kebijakan yang memberikan insentif kepada orang yang tidak taat pajak. Mereka yang bertahun-tahun tidak membayar pajak justru mendapatkan keringanan saat ada program pemutihan. Dari data yang kami lihat, penerima manfaat pemutihan itu sering kali orang yang sama dari waktu ke waktu. Artinya, kebijakan tersebut menimbulkan moral hazard," ujar Iqbal.

Karena itu, Pemprov NTB mulai menggeser orientasi kebijakan dengan memberikan penghargaan kepada masyarakat yang memenuhi kewajiban-nya secara tepat waktu. Setelah sebelumnya memberikan insentif berupa potongan pajak 2026 apresiasi tersebut.

Gubernur menjelaskan hadiah emas dipilih bukan semata-mata karena nilainya, tetapi juga karena memiliki manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.

"Tahun ini lebih progresif. Kami memberikan hadiah emas kepada masyarakat yang membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu. Emas dipilih karena nilainya terus naik, sehingga selain menjadi hadiah juga bisa menjadi tabungan bagi masyarakat," katanya.

Sementara, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTB Baiq Nelly Yuniarti mengatakan antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi.

Selama periode Januari hingga 30 Juni 2026 tercatat 375.742 wajib pajak telah membayar pajak kendaraan bermotor. Dari jumlah itu, 215.757 wajib pajak memenuhi seluruh persyaratan untuk mengikuti pengundian karena membayar tepat waktu tanpa tunggakan maupun denda.

"Hadiah emas ini merupakan bentuk penghargaan kepada masyarakat yang disiplin memenuhi kewajiban perpajakannya. Kami berharap program ini semakin mendorong kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu," ujar Baiq.

Selain memberikan apresiasi kepada wajib pajak, kegiatan tersebut juga menghadirkan manfaat sosial. Pemprov NTB bersama Baznas NTB menyalurkan bantuan usaha kepada penyandang disabilitas. Di sisi lain, pemerintah juga memberikan pembebasan PKB hingga 100 persen bagi penyandang disabilitas sesuai ketentuan yang berlaku.

  • lalu muhamad iqbal
  • pajak kendaraan ntb
  • bapenda ntb
  • pemutihan pajak 2026
  • hadiah emas pkb

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Water Taxi Disiapkan, Badung Cari Jalan Keluar dari Kemacetan Kronis Canggu

Tak Sekadar Pesta, Lovina Festival Dipacu Jadi Mesin Baru Pariwisata Buleleng

Pertanian Padi Rendah Emisi Makin Dilirik

Huawei Siapkan MatePad Pro Max untuk Indonesia, Tablet Flagship 13 Inci dengan Dukungan AI bagi Profesional

Menteri PKP Ultimatum Pengembang: Jangan Kecewakan Masyarakat!

Kabel Bawah Laut NCC Mendarat di Batam, Dukung Ekosistem Cloud dan AI Asia Tenggara

Ratusan Ahli Pasang Keramik Bersaing di Sika Tiler Competition 2026

Program Kompor Listrik Dijelaskan ESDM Masih Tahap Uji Coba dan Pengkajian Efisiensi

Riau Bhayangkara Run 2026: Ayo Tukar Poin dan Beragam Promo Seru Telkomsel, Jangan Lewatkan!

Pendidikan Tetap Berlanjut, Program Jaminan Kuliah Lindungi Mahasiswa yang Kehilangan Orang Tua

Hingga Final Piala Dunia, Telkomsel Menemani Antusiasme Masyarakat dengan Paket Bola Gembira dan Nonton Bareng di Lebih dari 40 Titik Jabotabek Jabar.

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Yuk, Biasakan Minum Teh Jahe Hangat Setelah Makan Siang, Ini Alasan Medisnya!

Pertajam Kemampuan Tempur, Prajurit Marinir TNI AL Latihan Menembak Pakai Tank PT-76(M) dan BMP-3F di Sukabumi

Dari Mudik hingga Ramadan, Kampanye Berbasis Momen Budaya Catat Dampak Bisnis Signifikan

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Menyambut Hari Anak Nasional, Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam ke 50.000 Ibu dan Bayi Demi Lindungi Hak Anak Tumbuh Optimal.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.