Membangun Jakarta semakin Inklusif untuk Disabilitas

Senin, 20 Jul 2026, 01:10 WIB

JAKARTA – Semua unsur masyarakat harus ambil bagian, bahu-membahu mewujudkan Jakarta sebagai kota yang semakin inklusif, khususnya untuk anak-anak disabilitas. Ajakan itu dikemukakan anggota DPRD Jakarta, Hardiyanto Kenneth. “Anak-anak penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita seperti anak lainnya. Untuk itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat mewujudkan Jakarta yang semakin inklusif,” tuturnya.

“Anak-anak penyandang disabilitas tidak pernah minta dilahirkan dengan keterbatasan,” ujanya, saat reses di Jakarta, Minggu. Menurutnya, yang mereka butuhkan hanyalah kesempatan sama. Lingkungan yang menerima serta dukungan agar bisa berkembang sesuai dengan potensinya.

Ket. Foto: Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth mengunjungi warga yang sakit dan memiliki anak disabilitas di tengah kegiatan reses di Jakarta. — Sumber: ANTARA/HO/Dokumentasi Hardiyanto Kenneth

Hardiyanto mendorong seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Jakarta yang semakin inklusif. Ia menilai kota yang maju bukan hanya soal gedung yang tinggi atau infrastruktur yang megah. Kota yang benar-benar maju mampu melindungi dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh warganya, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas.

Dia menambahkan anak-anak disabilitas bukan beban. Mereka adalah bagian dari masa depan bangsa yang memiliki potensi luar biasa apabila diberikan kesempatan, pendampingan, dan kasih sayang. “Sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk memastikan mereka tumbuh dengan penuh harapan, bukan keterbatasan,” tambahnya.

Sebelumnya, Hardiyanto Kenneth meninjau langsung pembangunan saluran air di Jalan Asia Baru Kepa Listrik RT 06 RW 04, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang disampaikan saat Reses Ke-I Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026.

Pembangunan saluran air diharapkan mampu mengurangi genangan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman warga. Setiap aspirasi masyarakat harus diperjuangkan sampai benar-benar dirasakan manfaatnya. Maka, dia ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan harapan warga.

Dalam kunjungan tersebut, dia didatangi seorang warga bernama Handoyo yang menceritakan kondisi keluarganya. Sang istri sakit. Anak mereka penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu dan pendampingan agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari. Mendengar keluhan tersebut, Anggota Komisi C itu langsung ke rumah warga tersebut. Dia berjanji membantu keluarga itu.

“Seperti ini saya senang, karena kita bisa langsung mengetahui kebutuhan warga. Kita akan fasilitasi pengurusan kartu disabilitas, membantu pengadaan tongkat untuk latihan berjalan dan berjemur, serta melihat kebutuhan lain yang memang bisa kita perjuangkan,” katanya

Menurutnya, tugas seorang wakil rakyat tidak berhenti pada pengawasan pembangunan fisik semata, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Kalau ada warga yang kesulitan, apalagi anak penyandang disabilitas, pemerintah harus hadir. Mereka jangan sampai merasa sendirian. “Kita harus memastikan hak-haknya terpenuhi dan mereka mendapatkan pelayanan yang layak,” tandasnya.

Bantuan yang diberikan akan meringankan beban keluarga tersebut. Ini juga menjadi pengingat bahwa setiap warga berhak memperoleh perhatian dan pelayanan tanpa diskriminasi.

  • Anak Disabilitas

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.