KemenPPPA Arifah Fauzi Dorong Suara Anak Indonesia Jadi Dasar Susun Kebijakan

Senin, 20 Jul 2026, 10:50 WIB

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mendorong agar Suara Anak Indonesia (SAI) dapat menjadi fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.   

"Kami berharap apa yang disampaikan oleh anak-anak secara langsung akan mengubah dan menghasilkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak kita. Suara anak ini adalah amanat konstitusi. Jadi, mendengarkan suara anak bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah kewajiban bagi negara dan menjadi tanggung jawab bersama," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Senin.   

Ket. Foto: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi (dua kiri) menerima dokumen Berita Acara Suara Anak Indonesia (SAI) dari perwakilan Forum Anak Nasional (FAN) dalam Penutupan Lokakarya FAN 2026, di Jakarta. — Sumber: KemenPPPA

Hal ini dikatakannya saat menerima dokumen Berita Acara Suara Anak Indonesia (SAI) dari perwakilan Forum Anak Nasional (FAN) dalam Penutupan Lokakarya FAN 2026.  

Dokumen ini merupakan rangkuman aspirasi, kebutuhan, serta harapan anak dari tingkat desa/kelurahan terhadap lingkungan yang lebih aman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang mereka.    

"Saya sangat terharu dengan apa yang telah dilakukan oleh anak-anak dari seluruh Indonesia, mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, sampai nasional. Suara anak-anak ini bukan hanya untuk didengarkan, tetapi butuh kerja dan aksi nyata dari pemangku kepentingan di seluruh Indonesia. Calon-calon pemimpin masa depan memang harus tahu apa yang terjadi di lapangan dan apa yang mereka rasakan, dan ini telah dilakukan oleh anak-anak kita dalam penyusunan SAI," kata Arifah Fauzi.  

SAI akan dibacakan pada puncak peringatan Hari Anak Nasional di Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau dan pada Festival Budaya Anak di Makara Art Center Universitas Indonesia, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.  

"Di sini ada poin penting bagaimana kita belajar menghargai dan menghormati pendapat orang lain sehingga menjadi satu kesimpulan bersama, hingga akhirnya kita mendapatkan SAI Tahun 2026," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.  

KemenPPPA akan memfasilitasi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi tersebut secara langsung kepada seluruh pemangku kepentingan melalui program Kemudi, yaitu kunjungan langsung anak-anak ke kementerian/lembaga yang menjadi fokus dalam SAI.

"Kami berharap anak-anak ini bisa langsung menyampaikan kepada menteri atau pimpinan lainnya mengenai apa yang sesungguhnya diharapkan," kata Arifah Fauzi.

  • Hari Anak Nasional

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.