Bupati Bangka Tengah Ajak Masyarakat Tinggalkan Stigma Koperasi Organisasi Lambat dan Kuno

Senin, 20 Jul 2026, 14:53 WIB

BABEL - Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Algafry Rahman mengajak masyarakat meninggalkan stigma yang menganggap koperasi sebagai organisasi kuno dan lambat, supaya bisa bertransformasi menjadi wadah inovasi yang mampu menjawab tantangan zaman.

"Sudah saatnya kita meninggalkan stigma lama yang menganggap koperasi sebagai organisasi yang lambat dan kuno," kata Algafry saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Koperasi ke-79, di Koba, Senin (20/7).

Ket. Foto: Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Algafry Rahman — Sumber: antara foto

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat gerakan koperasi melalui semangat gotong royong, mempererat solidaritas, meningkatkan tata kelola organisasi, serta memperluas kolaborasi agar koperasi mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Menurut dia, koperasi harus terus bertransformasi menjadi organisasi yang modern, adaptif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggotanya maupun perekonomian daerah.

Algafry juga mengajak generasi muda berperan aktif dalam mengembangkan koperasi sebagai ruang untuk berinovasi sekaligus memperkuat fondasi ekonomi pada masa mendatang.

Ia mengatakan perubahan cara pandang terhadap koperasi menjadi penting karena lembaga tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan produktivitas usaha dan membuka peluang kerja di tingkat daerah.

Menurut dia, perkembangan teknologi dan perubahan pola ekonomi harus dimanfaatkan koperasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota, memperluas akses pasar, mengembangkan usaha yang lebih kompetitif dan berdaya saing.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, kata Algafry, akan terus mendukung penguatan koperasi melalui pembinaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong lahirnya koperasi yang sehat dan profesional.

"Saya tentu berharap peringatan Hari Koperasi ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat yang tangguh dan mandiri," ujarnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.