Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lada Putih Babel Siap Melanglang Buana, Karantina Ikut Mengawal

25 Minggu, 19 Jul 2026, 19:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lada Putih Babel Siap Melanglang Buana, Karantina Ikut Mengawal Lada Putih Babel Siap Melanglang Buana, Karantina Ikut Mengawal Doc: ANTARA/Aprionis.
Ket. Ilustrasi - Perkebunan lada putih petani Bangka.

PANGKALPINANG – Ekspor lada putih menunjukkan bahwa komoditas rempah Indonesia masih punya daya saing di pasar dunia.

Permintaan dari berbagai negara menjadi peluang untuk meningkatkan nilai tambah bagi petani sekaligus memperkuat devisa negara.

Agar peluang ini terus terbuka, kualitas produk, kontinuitas pasokan, dan pemenuhan standar ekspor perlu terus dijaga sehingga lada putih Indonesia semakin dipercaya dan mampu bersaing di pasar global.

Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengawal ekspor lada putih atau "muntok white pepper", guna meningkatkan minat petani mengembangkan komoditas unggulan ekspor daerah itu.

"Saat ini, permintaan pasar internasional terhadap lada putih masih tinggi," kata Kepala Karantina Provinsi Kepulauan Babel, Herwintarti di Pangkalpinang, Minggu (19/7).

Ia mengatakan Karantina bersama pemerintah daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Program Go Ekspor secara intensif mengawal ekspor lada putih ke berbagai negara tujuan, agar para petani tetap bersemangat untuk mengembangkan perkebunan lada putih ini.

"Potensi ekspor lada putih ini sangat tinggi dan kami ingin komoditas ini tetap menjadi program unggulan pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi dan kualitas lada putih ini," katanya.

Ia menyatakan berdasarkan data Best Trust (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology, volume ekspor lada putih Bangka Belitung sepanjang 2025 mencapai 1,37 ribu ton dengan frekuensi pengiriman 184 kali dan nilai ekonominya Rp180 miliar.

Sementara itu, lalu lintas komoditas lada putih untuk tujuan domestik mencapai 6.323 ton dengan pengiriman 308 kali dengan nilai nominal Rp535,89 miliar.

"Selama ini tujuan utama ekspor lada putih dari Babel meliputi Vietnam, Singapura, Jepang, Malaysia, dan Taiwan," katanya.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Babel, Kurniawan menyatakan pemerintah daerah terus mengembangkan perkebunan lada petani, guna meningkatkan produksi komoditas ekspor tersebut.

Ia mengatakan berdasarkan data hasil perkebunan lada putih petani Kepulauan Babel selama 2025 sebanyak 9.646,96 ton tersebar di Kabupaten Bangka 1.198,68 ton, Belitung 3.831,82 ton, Bangka Barat 115,91 ton, Bangka Tengah 161,36 ton, Bangka Selatan 3.331,45 ton, dan Belitung Timur 1.007,73 ton.

Sementara itu, produksi lada putih selama 2024 sebanyak 12.008,66 ton tersebar di Kabupaten Bangka 878,78 ton, Belitung 4.321,86 ton, Bangka Barat 1.502,70 ton, Bangka Tengah 225,60 ton, Bangka Selatan 3.893,06 ton, dan Belitung Timur 1.186,66 ton.

"Penurunan produksi lada putih ini, karena berkurangnya luas perkebunan lada putih sebagai dampak alih fungsi lahan menjadi perkebunan sawit dan lainnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Daerah
Banjir Rendam Empat Desa di...
Luar Negeri
Macron Murka atas Serangan ...
Advertisement
Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.