Hampir Rampung! PU Kebut Penyelesaian Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kupang

Jumat, 17 Jul 2026, 17:06 WIB

Menteri Dody Percepat Penyelesaian Infrastruktur Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kupang, Pastikan Berjalan Optimal

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan infrastruktur pendukung Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kupang segera dituntaskan sebagai bagian dari percepatan operasional Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Salah satu fokus penyelesaian adalah peningkatan akses menuju kawasan sekolah, sehingga seluruh kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Hingga 16 Juli 2026, progres pembangunan secara keseluruhan telah mencapai 93,98%.

Ket. Foto: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan infrastruktur pendukung Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kupang segera dituntaskan sebagai bagian dari percepatan operasional Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia — Sumber: istimewa

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang menjadi salah satu contoh percepatan operasional Program Sekolah Rakyat yang tidak hanya telah siap digunakan, tetapi juga terus disempurnakan agar seluruh siswa memperoleh fasilitas pendidikan yang layak.

"Kami harus memastikan sarana dan prasarana benar-benar siap untuk mendukung adik-adik belajar. Yang belum selesai segera diselesaikan, terutama akses menuju sekolah, sehingga seluruh kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik," kata Menteri Dody saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Kupang, Jumat (17/7) dikutip dari keterangan resmi Kementerian PU

Menurut Menteri Dody, pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya menghadirkan gedung sekolah, tetapi juga memastikan seluruh infrastruktur pendukung tersedia sehingga peserta didik dapat belajar dalam lingkungan yang layak dan berkualitas.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang dibangun sebagai kawasan pendidikan terpadu yang melayani jenjang SD, SMP, dan SMA dengan konsep berasrama. Kawasan ini dilengkapi berbagai fasilitas pendidikan dan penunjang, antara lain gedung SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, rumah susun guru, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, laboratorium IPA, ruang UKS, ruang bimbingan konseling, kantin pada setiap jenjang pendidikan, dapur umum, gedung serbaguna, rumah ibadah, lapangan olahraga, serta utilitas pendukung seperti power house, rumah pompa, dan TPS.

Sejumlah bangunan prioritas telah selesai 100% dan telah dimanfaatkan, di antaranya gedung SMA, Asrama Putra SD 1, Asrama Putri SD 2, gedung ibadah, dapur, kantin SD, SMP, dan SMA, power house, rumah pompa, serta TPS.

Sementara itu, beberapa bangunan lainnya seperti gedung SD, SMP, asrama, rumah susun guru, dan fasilitas penunjang lainnya tengah diselesaikan secara bertahap tanpa mengganggu operasional sekolah yang telah dimulai sejak 13 Juli 2026.

Menteri Dody mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang sudah dapat difungsikan. Ia juga menginstruksikan agar seluruh pekerjaan yang masih tersisa, terutama penyempurnaan akses menuju sekolah dan infrastruktur pendukung lainnya, segera dituntaskan.

Saat ini tengah disiapkan pekerjaan peningkatan akses menuju kawasan sekolah dengan memperbaiki sekitar 5 kilometer jalan yang meliputi ruas utama dan jalur alternatif (shortcut). Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

Menteri Dody Beri Semangat Para Siswa

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Dody juga berinteraksi langsung dengan para siswa. Ia berpesan agar para siswa menjaga semangat belajar, menghormati orang tua, dan memanfaatkan kesempatan yang diberikan pemerintah untuk meraih masa depan yang lebih baik.

"Semangat wajib dijaga. Belajar yang rajin, jangan lupa berdoa kepada orang tua. Kalian semua harus sukses. Tugas kami memastikan sarana dan prasarananya tersedia agar kalian bisa belajar dengan nyaman," ujar Menteri Dody.

Kepala Sekolah SRT 1 Kabupaten Kupang, Felipina Agustina Kale, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah, khususnya Kementerian PU, yang terus menyempurnakan fasilitas sekolah meski kegiatan pendidikan telah dimulai.

"Kami sangat bersyukur karena pemerintah tidak hanya membangun gedung sekolah, tetapi juga terus memastikan seluruh fasilitas pendukungnya dilengkapi. Kehadiran Bapak Menteri menjadi penyemangat bagi kami untuk memberikan layanan pendidikan terbaik kepada anak-anak," ujar Felipina.

Secara keseluruhan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang memiliki kapasitas 1.080 orang dan saat ini telah ditempati 246 siswa, terdiri atas 20 siswa SD, 112 siswa SMP, dan 114 siswa SMA. Pekerjaan fisik Sekolah Rakyat dilaksanakan oleh PT PP - PT DLJ (KSO) dengan melibatkan 967 tenaga kerja. 

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg Mulai Hari Ini

Semarak HUT ke-81 RI, SariWangi Hadirkan Pesta Rakyat dan Lomba Gapura di Berbagai Daerah

Gempa dengan Magnitudo 7,7 Picu 111 Gempa Susulan! Ini Imbauan Terbaru BMKG

Masa Depan 'X-Men': Marvel Ungkap Deretan Bintang Para Mutan Profesor Xavier

Pilihan Pelancong Dunia, Vietjet Dinobatkan sebagai Maskapai dengan Seragam Awak Kabin Terbaik

Kekeringan Melanda Natuna, Polres Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga dan Sekolah.

Jembatan Garuda di Tanah Laut Resmi Dimanfaatkan, Warga Kini Lebih Mudah Beraktivitas.

Kampanye “Berani Bicara Berat” Tegaskan Obesitas Sebagai Penyakit Kronis

HUT ke-81 RI, Dedi Mulyadi Pastikan Upacara di Gedung Sate Sekaligus Buka Hasil Revitalisasi.

Sikap Siap Hormat! Prajurit Marinir Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara Telkomsel 74 Meter.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Ajak Warga Rawat Perdamaian dengan Semangat Persaudaraan.

KSOP Ternate Minta Warga Laporkan Petugas yang Terlibat Pungli Pembayaran Bagasi.

Hati-hati! Obesitas Bukan Cuma Soal Penampilan, Ini Masalah Kesehatan Serius!

Rusak 10 Tahun, Bendung Irigasi Ampek Jirek Padang Pariaman Direhabilitasi Rp979,6 Juta.

Khofifah: Pasar Murah Jadi Strategi Jaga Inflasi dan Dekatkan Pangan ke Masyarakat.

Wamenlu Iran Tegas: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya dengan Cuitan atau Kapal Induk.

Gempa M7,7 Guncang NTT, Kodam IX/Udayana Bantu Evakuasi Warga Terdampak.

Saat Utang Jadi Beban, Pengusaha Ungkap Strategi Menyelamatkan Bisnis

Momen Spesial, 118 Pendaki dari Berbagai Daerah akan Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Puluhan Wisatawan Asing di Pulau Padar Viewpoint Terekam Panik saat Gempa NTT Mengguncang

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.