- Home
-
- Megapolitan
-
- Wacana Tarif Transjakarta ...
Wacana Tarif Transjakarta Naik: DPRD DKI Ingatkan Ketepatan Waktu Bus dan Kenyamanan Halte
Kamis, 16 Jul 2026, 17:50 WIBJAKARTA - Wacana penyesuaian tarif Transjakarta dinilai perlu melalui kajian yang komprehensif agar kebijakan yang diambil tetap berpihak kepada masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan layanan transportasi publik di Ibu Kota. DPRD DKI Jakarta menegaskan bahwa setiap rencana kenaikan tarif harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan oleh para pengguna.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mengatakan masyarakat pada dasarnya dapat menerima kebijakan penyesuaian tarif apabila diikuti dengan perbaikan layanan secara nyata. Menurutnya, manfaat dari peningkatan pelayanan harus menjadi prioritas sehingga pengguna memperoleh pengalaman transportasi yang lebih nyaman, aman, dan efisien.
"Kalau kualitas pelayanannya meningkat nyata, itu bisa menjadi pertimbangan. Masyarakat harus merasakan manfaatnya langsung," ujar Rio beberapa waktu lalu.
Rio menjelaskan bahwa peningkatan kualitas layanan tidak hanya berkaitan dengan penambahan atau pembaruan armada bus. Perbaikan juga harus mencakup kenyamanan halte, ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan, keamanan selama perjalanan, hingga kemudahan masyarakat saat berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya.
Ia juga menilai integrasi antarmoda menjadi faktor penting dalam membangun sistem transportasi publik yang modern di Jakarta. Keterhubungan Transjakarta dengan MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, serta Mikrotrans dinilai akan mendorong semakin banyak warga beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
"Semakin baik integrasinya, semakin mudah masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum," tutur Rio.
Menurut Rio, konektivitas antarmoda yang semakin baik akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Selain memangkas waktu tempuh perjalanan, integrasi tersebut juga mampu menekan biaya transportasi sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di kawasan perkotaan.
Di sisi lain, Rio mengakui peningkatan kualitas layanan membutuhkan dukungan anggaran yang memadai. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini juga dihadapkan pada tantangan fiskal, mulai dari kebijakan efisiensi anggaran hingga kebutuhan pendanaan berbagai program pelayanan publik yang harus tetap berjalan optimal.
Karena itu, pembahasan mengenai penyesuaian tarif Transjakarta harus mempertimbangkan berbagai aspek secara menyeluruh. Kajian tersebut mencakup kondisi keuangan daerah, besaran subsidi transportasi publik, hingga kemampuan daya beli masyarakat agar kebijakan yang diambil tidak menimbulkan beban baru bagi pengguna.
"Subsidi transportasi publik tetap menjadi instrumen penting agar layanan tetap terjangkau," ucap Rio.
Rio menambahkan evaluasi terhadap skema pembiayaan transportasi publik perlu terus dilakukan untuk menjaga keberlanjutan layanan di masa mendatang. Ia berharap setiap kebijakan yang diambil pemerintah mampu menciptakan keseimbangan antara peningkatan kualitas pelayanan dan keterjangkauan biaya sehingga masyarakat tetap menjadikan transportasi umum sebagai pilihan utama.
- Transjakarta
- Transportasi Publik
- DPRD DKI Jakarta
- Pemprov DKI Jakarta
- Integrasi Transportasi
- Tarif Transjakarta
- Layanan Transjakarta
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Skema Berlangganan Transjakarta Tak Tepat
-
Color of Jakarta 2026: Gubernur Pramono Janjikan Transportasi Gratis 5 Hari di HUT 500 Jakarta
-
Daftar 6 Golongan Tambahan Penerima Transportasi Gratis DKI, DTKJ usulkan ini!
-
Buka JEFF 2026 di Balai Kota, Gubernur Pramono Anung Terima Rekor MURI
-
Kemenhub Pastikan Tarif Transportasi Umum Terintegrasi Rp10.000 di Jakarta Masih Berlaku, Ini Cara Menggunakannya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.