- Home
-
- Luar Negeri
-
- Prancis Di Bawah Bayangan ...
Prancis Di Bawah Bayangan Kekeringan Parah
Kamis, 16 Jul 2026, 16:24 WIBBRUSSEL - Prancis menghadapi situasi kekeringan yang "luar biasa" dan "sangat mengkhawatirkan", dengan jumlah wilayah yang terkena pembatasan air mencapai rekor tertinggi, kata Menteri Transisi Ekologi Prancis, Monique Barbut, Rabu (15/7).
Berbicara dalam pertemuan unit krisis kementerian, Barbut mengatakan 99 departemen di seluruh daratan Prancis saat ini berada di bawah pembatasan air, meliputi seluruh wilayah metropolitan, menurut stasiun televisi BFM TV.
Dari jumlah tersebut, 43 departemen telah mencapai tingkat siaga "krisis" tertinggi, di mana penggunaan air dibatasi hanya untuk kebutuhan prioritas.
Sebanyak 206 dekrit prefektur saat ini berlaku, menandai tingkat tertinggi yang tercatat setidaknya sejak 2013, menurut menteri.
Pihak berwenang juga meningkatkan pemantauan kondisi tanah dan saluran air karena kekeringan terus memengaruhi sebagian besar wilayah negara.
Juru bicara pemerintah Maud Bregeon mengatakan 16.500 unit pendingin udara akan dikirim ke rumah sakit pada akhir pekan ini karena Prancis terus menghadapi suhu tinggi.
Bregeon mengatakan total 30.000 unit telah dipesan dan semua pengiriman diharapkan selesai pada akhir Juli.
Dia menambahkan bahwa sekitar 70 persen dari pendingin udara yang telah dikirim telah dikirim ke departemen yang berada di bawah tingkat peringatan panas tertinggi.
Eropa secara umum dikenal memiliki pendingin udara yang lebih sedikit daripada yang diperkirakan dibutuhkan dalam cuaca panas ekstrem, meskipun hal itu telah menjadi bahan perdebatan politik di Prancis.
Sementara itu, Menteri Olahraga Prancis Marina Ferrari mengumumkan bahwa 142 orang telah meninggal karena tenggelam sejak 19 Juni, dan memperingatkan bahwa angka tersebut jauh lebih tinggi daripada tahun lalu.
Dia mengaitkan peningkatan tersebut dengan cuaca panas ekstrem, yang telah mendorong lebih banyak orang untuk mencari pelindungan di sungai, danau, dan perairan pesisir.
Meskipun suhu secara bertahap menurun di seluruh Prancis, banyak daerah masih mengalami suhu di atas 30 derajat Celsius.
Para peramal cuaca memperkirakan suhu akan mencapai 34 derajat Celsius di Auxerre, 36 derajat Celsius di dekat Bourges, dan hingga 37 derajat Celsius di lembah Rhone bagian bawah di sekitar Valence.
Badai petir hebat diperkirakan akan terjadi di siang hari, terutama di sepanjang wilayah timur negara itu, dengan aktivitas listrik yang kuat diperkirakan terjadi.
Layanan Cuaca Hutan Prancis telah menempatkan 36 departemen dalam status siaga oranye karena risiko kebakaran hutan yang "tinggi". Ant
Berita Terkait:
-
Jalur Pendakian Gunung Dempo Kembali Dibuka
-
"Fjord" Karya Cristian Mungiu dari Rumania Raih Penghargaan Film Terbaik Cannes 2026
-
Serangan Villa Hadapi Pertahanan Kokoh Freiburg
-
Harga BBM di Seluruh SPBU Terpantau Stabil Jelang Idul Adha
-
Igor Tolic Gantikan Bojan Hodak sebagai Pelatih Kepala Persib Bandung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.