FIFA Pertimbangkan Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim

Senin, 13 Jul 2026, 05:47 WIB

NEW YORK - Presiden FIFA, Gianni Infantino menyatakan pihaknya akan mulai mempertimbangkan wacana Piala Dunia 2030 diikuti 64 tim.

Menurutnya, semakin banyak negara yang layak mendapat kesempatan untuk mewujudkan mimpi tampil di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

Ket. Foto: Trofi Piala Dunia — Sumber: istimewa

"Wacana (penambahan peserta) ini akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia saat ini berakhir. Saat menyelenggarakan turnamen, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi seluruh dunia," kata Infantino yang dikutip dari media Swiss, Bluewin pada Minggu.

Menurutnya, setiap negara memiliki kesempatan untuk mewujudkan mimpi berpartisipasi di Piala Dunia. Maka dari itu, penambahan jumlah peserta harus dipertimbangkan.

Infantino menilai format Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya diikuti 48 tim telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan sepak bola dunia. Karena itu, ia optimistis jumlah peserta masih bisa kembali ditambah pada edisi 2030.

Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang menggunakan format 48 peserta. Selain bertambahnya jumlah grup, turnamen juga menghadirkan sistem baru dengan tiket ke babak gugur yang dapat diraih melalui klasemen peringkat ketiga terbaik.

Menurut Infantino, peningkatan jumlah peserta terbukti membuat persaingan semakin merata dan membuka peluang lebih besar bagi negara-negara di luar kekuatan tradisional sepak bola.

"Turnamen yang menampilkan 48 tim nasional ini telah terbukti sangat sukses. Semua tim menunjukkan level permainan yang tinggi," ujar Infantino, seperti dikutip Sky Sports.

Ia menambahkan, keberhasilan negara-negara dari berbagai konfederasi menjadi bukti bahwa perluasan peserta memberikan manfaat bagi perkembangan sepak bola global.

"Tim dari setiap benua mencetak gol dan meraih setidaknya satu poin. Sembilan dari sepuluh tim Afrika mencapai fase gugur. Ini sekali lagi menunjukkan betapa pentingnya memberi setiap tim kesempatan," tutupnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.