Perum Bulog Lebak Pandeglang Serap 150 Ton Jagung Pipilan dari Petani

Sabtu, 11 Jul 2026, 10:11 WIB

LEBAK – Perum Bulog Lebak dan Pandeglang menyerap sebanyak 150 ton jagung pipilan dari petani untuk Program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

‎Kepala Cabang Perum Bulog Lebak dan Pandeglang, Muhammad Syaukani, di Lebak, Sabtu (11/7), mengatakan penyerapan jagung dari petani tersebut untuk membantu pendapatan petani, sehingga dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat.

Ket. Foto: Pekerja mengangkat hasil panen jagung dari petani untuk disimpan di Gudang Bulog Madiun di wilayah Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (30/1/2026).  — Sumber: ANTARA

‎Selama ini, petani di Kabupaten Lebak dan Pandeglang belum menjadi sentra jagung, sehingga penyerapanya relatif terbatas. ‎Namun demikian,Perum Bulog tetap memiliki komitmen untuk menyerap jagung dengan ditampung harga Rp6.400 per kilogram (kg).

Syaukani mengatakan penyerapan jagung tersebut dapat memberikan motivasi dan semangat petani agar mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.​​​​​​​ ‎Selain itu usaha pertanian jagung mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎"Bayangkan, jika harga jagung pipilan Rp6.400 per kg dan jika terserap 150 ton, sehingga bisa menggulirkan perputaran uang sekitar Rp960 juta. Pendapatan sebesar itu tentu dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan petani," katanya menjelaskan.

‎Menurut dia, jagung yang diserap Bulog itu kebanyakan dari kepolisian yang menjalin kerja sama dengan petani guna mendukung swasembada pangan.

‎Jagung yang diserap dan ditampung itu, nantinya dijadikan SPHP jagung bersubsidi untuk kelompok peternak.​​​​​​​ ‎Karena itu, kelompok peternak yang mendapatkan SPHP jagung tentu harus terdaftar dalam keputusan Kementerian Pertanian (Kementan).

‎SPHP jagung pipilan itu dijual bersubsidi senilai Rp5.500 per kg, sehingga harus terdaftar pada Kementan agar tidak ada penyelewengan.

‎"Saya kira SPHP jagung untuk membantu kelompok peternak masyarakat," katanya menjelaskan.

‎Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tambakbaya Kabupaten Lebak, Ruhiana mengatakan panen jagung kali ini diserap Bulog sekitar dua ton pipilan dengan harga Rp6.400/ kg.

Ruhiana menilai keberadaan Bulog sangat membantu usaha pertanian guna meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

‎"Kami menanam jagung itu sebagai pendapatan sampingan, karena umumnya petani di sini menanam padi sawah," katanya menjelaskan.

  • Jagung SPHP
  • Perum Bulog Lebak-Pandeglang

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.