Korban Tewas akibat Badai di Tiongkok Capai 15 Orang

Rabu, 08 Jul 2026, 02:15 WIB

BEIJING – Jumlah korban tewas akibat badai dahsyat di beberapa wilayah Tiongkok meningkat menjadi 15 orang dengan ratusan lainnya terluka dan puluhan ribu dievakuasi, media pemerintah melaporkan pada Selasa (7/7).

“Badai petir dan angin kencang menewaskan sedikitnya 11 orang dan melukai 331 orang di provinsi tengah Hubei, di mana cuaca konvektif yang parah melanda kota-kota, dan tornado dilaporkan terjadi di tempat lain pada Senin (6/7) malam,” lapor Xinhua.

Ket. Foto: Petugas paramiliter sedang melakukan evakuasi korban banjir di Kota Nanning di Guangxi selatan pada Senin (6/7). Banjir yang disebabkan oleh badai dahsyat yang menerjang beberapa wilayah Tiongkok ini, pada Selasa (7/7) dilaporkan telah merenggut 15 jiwa. — Sumber: AFP/CNS

"Episode cuaca konvektif yang parah ini ditandai dengan permulaan yang tiba-tiba dan angin yang intens dan berdurasi pendek," imbuh Xinhua.

Di wilayah selatan Guangxi, hujan lebat dan banjir parah dari Topan Maysak menewaskan sedikitnya empat orang, dengan sedikitnya 50.000 orang dievakuasi, sementara delapan orang masih hilang.

Para pejabat di Nanning, ibu kota Guangxi, meningkatkan tanggap darurat pengendalian banjir ke tingkat tertinggi setelah hujan deras menerobos bendungan.

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengatakan pada Selasa bahwa tim penyelamat harus berusaha sekuat tenaga dalam mengatur operasi darurat, CCTV melaporkan. Dia juga menggarisbawahi pentingnya mengobati yang terluka, memukimkan kembali penduduk yang terkena dampak, dan melakukan pencegahan bencana dan pekerjaan bantuan secara efektif.

Secara terpisah, bencana tanah longsor di sebuah desa di provinsi barat laut Gansu dilaporkan telah mengubur 33 orang pada Selasa pagi, dengan 17 di antaranya berhasil diselamatkan, kata CCTV, tanpa merinci apa penyebab terjadinya bencana ini.

Pemerintah setempat melakukan segala upaya untuk mencari mereka yang masih terjebak, merelokasi dan memukimkan penduduk yang terkena dampak dengan benar, dan menjaga dengan ketat terhadap bencana sekunder, lapor CCTV. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.