- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemprov DKI Jakarta Bakal ...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Perbanyak Shelter untuk Ojol dan Gratis
Selasa, 07 Jul 2026, 15:13 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk memperbanyak pembangunan tempat naik turun penumpang ojek online (ojol) atau shelter di berbagai titik di Ibu Kota.
Dia menilai keberadaan shelter penting agar pengemudi tidak lagi berhenti atau menunggu penumpang di trotoar sehingga mengganggu pejalan kaki maupun lalu lintas.
"Tujuan diadakannya shelter ini adalah untuk menertibkan agar lebih mudah bagi para pengguna lalu lintas yang menggunakan ojek online atau yang lainnya," kata Pramono saat meresmikan Shelter Grab Indonesia Thamrin-Sudirman HI di Jakarta, Selasa (7/7).
Dengan hadirnya shelter di kawasan tersebut, Pramono pun meminta agar Dishub DKI memperbanyak shelter di titik-titik lainnya.
Menurut dia, untuk mengatur dan memperbaiki transportasi di Jakarta, tidak hanya perlu dilakukan perbaikan infrastruktur yang ada, tetapi juga konektivitas dan kerja sama dengan para pelaku usaha perlu digalakkan.
"Dengan demikian, ini menjadi salah satu contoh, dan saya akan minta kepada Bapak Kepala Dinas Perhubungan di daerah-daerah lain, tempat-tempat lain yang seperti ini, kalau bisa dilakukan akan menjadi lebih baik," ungkap Pramono.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan asosiasi pengelola properti, asosiasi pelaku usaha, serta pengelola pusat perbelanjaan untuk menentukan lokasi pembangunan shelter berikutnya.
Dia mengatakan seluruh perusahaan aplikator, termasuk Grab dan Gojek, juga siap berkolaborasi dalam pembangunan shelter.
"Untuk titik shelter, akan kita perbanyak. Kami sudah berkomitmen juga dengan para asosiasi properti, asosiasi pelaku usaha, dan juga mal-mal. Kita akan menentukan titik-titik mana yang akan kita bangun shelter," tutur Budi.
Tak hanya itu, Dishub DKI juga mulai membangun shelter di seluruh terminal. Selanjutnya, pembangunan akan diperluas ke kawasan stasiun melalui kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), salah satunya di Stasiun Palmerah.
Selain memperbanyak lokasi, Budi memastikan seluruh shelter yang dibangun itu dapat digunakan secara gratis oleh pengemudi ojek online dan beroperasi selama 24 jam.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
-
Dampak Ekonomi Ojol Nyata, Sumbang Rp565 Triliun untuk RI
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
HUT Jakarta 2026 ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum dan Tempat Wisata 3 Hari
-
Buka JEFF 2026 di Balai Kota, Gubernur Pramono Anung Terima Rekor MURI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.