Ledakan Hebat Terjadi di Dekat Hotel yang Dihuni Presiden Prancis dalam Kunjungan Bersejarah Macron ke Suriah

Selasa, 07 Jul 2026, 14:57 WIB

DAMASKUS - Sumber keamanan mengatakan bahwa sejumlah alat peledak meledak pada hari Selasa (7/7) di Damaskus , ibu kota Suriah , dekat sebuah hotel tempat Presiden Prancis Emmanuel Macron seharusnya menginap.

Dari France 24, jalan-jalan ditutup dan langkah-langkah keamanan diterapkan setelah ledakan tersebut.

Ket. Foto: Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) dan Presiden Suriah Ahmad al-Chareh tiba untuk makan malam di sebuah restoran di Kota Tua Damaskus pada 6 Juli 2026. — Sumber: Istimewa

Seorang saksi Reuters mendengar ledakan di sekitar lokasi dan terlihat asap mengepul.

Macron adalah pemimpin Uni Eropa utama pertama yang mengunjungi Damaskus sejak Presiden Suriah Bashar al-Assad digulingkan.

Kantor berita negara SANA, mengutip kantor media kepresidenan Suriah, mengatakan "Macron diperkirakan akan mengunjungi Suriah untuk membahas cara-cara memperkuat hubungan bilateral dan isu-isu kepentingan bersama".

Pernyataan itu menyebutkan bahwa ia akan didampingi oleh delegasi "termasuk investor dan perwakilan perusahaan Prancis" sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat kerja sama ekonomi.

Diskusi juga akan membahas perkembangan "regional dan internasional," tambahnya.

Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa memuji "peran konstruktif" Prancis dalam transisi sejak jatuhnya Assad.

"Macron telah berupaya untuk terlibat dengan kami di Suriah dan mengikuti setiap langkah dan tahapan transisi," kata Sharaa dalam sebuah wawancara dengan saluran Prancis BFMTV yang ditayangkan pada Senin malam. Dia menambahkan bahwa Prancis juga "membantu Suriah dalam mencabut sanksi yang dikenakan padanya" di bawah pemerintahan Assad.

  • Emmanuel Macron

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.