Pemerintah Kota Pangkalpinang Jadikan Kawasan Destar Point Pusat Kuliner Durian

Senin, 06 Jul 2026, 11:43 WIB

Pangkalpinang – Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadikan Kawasan Destar Point sebagai pusat kuliner durian sebagai daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.

"Kami menjadikan Destar Point ini sebagai destinasi wisata kuliner durian," kata Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin di Pangkalpinang, Senin (06/7).

Ket. Foto: Para petani durian di Pulau Bangka memamerkan durian cumasi di Pameran Durian Cumasi di Destar Point Pangkalpinang, Minggu (5/7/2026) malam. — Sumber: ANTARA

Ia mengatakan Destar Point yang berlokasi di kompleks terpadu milik Pemerintah Kota Pangkalpinang di Jalan Soekarno Hatta ini dijadikan sebagai pusat kuliner durian, untuk memasarkan hasil perkebunan durian petani di Pulau Bangka yang tersebar di sejumlah sentra di empat kabupaten yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, dan Bangka Selatan.

"Kota Pangkalpinang ini sudah saatnya menjadi l pusat pemasaran durian-durian lokal di Kepulauan Babel ini, karena banyak durian lokal yang diminati seperti durian cumasi, tembaga, dan lainnya yang memiliki cita rasa yang luar biasa enak," ujarnya.

Ia menyatakan pembentukan Destar Point sebagai pusat kuliner durian lokal ini, bertujuan agar masyarakat tidak hanya mengenal Alun-Alun Taman Merdeka, Bukit Dealova, Wihelmina Park, Taman Sari sebagai destinasi wisata kuliner di ibukota provinsi ini.

"Kami akan pastikan setiap musim durian akan ada bazar durian cumasi dan durian lokal lainnya di pusat kuliner durian ini," katanya.

Destar Point juga sebagai wujud upaya pemerintah kota dalam mempromosikan potensi durian lokal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada publik yang lebih luas bahkan di level nasional hingga internasional.

"Kita ingin durian lokal seperti cumasi ini lebih dikenal masyarakat luas, karena tidak kalah bagusnya dengan durian-durian yang dikembangkan negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan negara lainnya," katanya.

Ia berharap dengan adanya bazar durian cumasi di Destar Point Pangkalpinang yang dimulai Minggu (5/7) hingga Minggu (12/7), masyarakat Kota Pangkalpinang semakin mengenal durian-durian lokal khas daerah ini.

"Dengan adanya bazar durian cumasi ini masyarakat lebih mengenal durian lokal. Jangan sampai kita hanya mengenal durian-durian dari negara tetangga tetapi tidak mengenal durian daerah sendiri yang memiliki cita rasa yang lebih enak dibandingkan daerah lainnya," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.