Kemendag Ajak Pelaku Usaha di Jatim Perluas Ekspor lewat TEI 2026
Minggu, 05 Jul 2026, 18:57 WIBSURABAYA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengajak pelaku usaha di Jawa Timur berpartisipasi pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 2026. Ajakan tersebut disampaikan melalui Sosialisasi TEI 2026 yang digelar di Surabaya, Jawa Timur.
Kemendag mengundang pelaku usaha memanfaatkan TEI 2026 untuk memperluas akses pasar ekspor. Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, mengatakan TEI menjadi kesempatan pelaku usaha menampilkan produk Indonesia ke pasar dunia.
"TEI 2026 membuka peluang bagi para pelaku usaha dalam negeri. TEI menjadi ajang strategis untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan ekspor produk Indonesia," ujar Puntodewi, Minggu (5/7).
Sementara itu, Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid, mengatakan TEI mempertemukan eksportir dan calon eksportir dengan buyer mancanegara. Menurut dia, pelaku usaha Jawa Timur perlu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan ekspor produk unggulan.
"Kami mengundang seluruh pelaku usaha di Jawa Timur untuk berpartisipasi pada TEI 2026. Kita tunjukkan kepada dunia produk-produk Jawa Timur yang unggul dan mampu bersaing di pasar global," kata Miftah.
TEI ke-41 akan digelar pada 14-18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten. Kemendag menargetkan lebih dari 1.500 peserta pameran, 8.000 buyer dari berbagai negara, serta 30.000 pengunjung.
"Kami menargetkan TEI 2026 diikuti oleh lebih dari 1.500 peserta pameran. Untuk target transaksi, kami optimistis dapat mencapai USD 17,5 miliar," kata Miftah.
Miftah berharap TEI menjadi momentum mempertahankan dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan perdagangan global. Ia mengajak pelaku usaha memanfaatkan peluang tersebut untuk memperluas pasar ekspor.
"Indonesia masih berpotensi di tengah tantangan global. Mari manfaatkan TEI 2026 menjadi kesempatan untuk mempertahankan dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional," ucap Miftah
Pemilik PT Sari Bhuwana Sri Astutik mengatakan keikutsertaannya dalam TEI sejak 2021 menghadirkan buyer dari beberapa negara. Karena itu, perusahaannya berencana kembali mengikuti TEI 2026.
"TEI merupakan acara yang luar biasa. Bukan hanya mendapatkan buyer, tetapi menjadi ajang mendapatkan informasi terkait pasar potensial di negara tujuan dan berelasi dengan pelaku UMKM lainnya,â ujar Sri.
Disisi lain, Marketing Manager CV Rumah Jeddiah, John Ricky Marsoedhi, mengatakan TEI membantu perusahaan memperluas jejaring dengan buyer. Ia mengajak pelaku usaha tidak ragu mengikuti TEI.
"Saya harap teman-teman dan para pengusaha yang ingin ikut TEI jangan ragu. TEI menjadi kesuksesan yang luar biasa untuk perusahaan Indonesia," ujar John. ils/I-1
- Trade Expo Indonesia
- Kemendag
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Panglima TNI Hadiri Pengucapan Sumpah Hakim Konstitusi, Pelantikan Anggota Ombudsman RI dan Pelantikan Duta Besar RI.
-
Film "Pesta Babi" Picu Kontroversi, Ini Kata Menko Yusril
-
Agnes Aditya Rahajeng Dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026
-
Pemkab Aceh Barat Siapkan Subsidi Ongkos Angkut Stabilkan Harga Beras
-
Deep Purple Bertemu Penggemar Beratnya di Jepang, PM Sanae Takaichi
-
Tim SAR Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas di Pantai Savaya
-
Dampak Geopolitik Global, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Kompak Naik di Bulan Mei
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.