Pemprov DKI Bakal Kaji Usulan Penambahan Rute Transjabodetabek

Sabtu, 04 Jul 2026, 14:06 WIB

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera melakukan kajian dan diskusi mendalam terkait usulan penambahan rute Transjabodetabek guna mengantisipasi kemacetan di wilayah ibu kota.

“Transjabodetabek ini menjadi kebutuhan dan solusi dalam menekan angka kemacetan,” kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Jakarta, Sabtu (04/7).

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Iwan Setiawan memberikan keterangan setelah meresmikan Jakarta Kreatif Festival 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (4/7/2026). — Sumber: ANTARA

Menurut dia, Transjabodetabek menjadi pilihan bagi warga di luar Jakarta yang hendak berangkat kerja pada pagi hari dan pulang ke rumah masing-masing pada sore harinya.

“Ini sudah terbukti menjadi solusi kemacetan di jam padat,” ujar Pramono.

Terkait usulan dari Pemerintah Kota Depok mengenai penambahan lima rute baru Transjabodetabek untuk mempermudah konektivitas warga Depok ke wilayah DKI Jakarta, Pramono mengatakan hal tersebut akan dibahas secara mendalam.

Dia menuturkan Pemprov DKI segera melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kota Depok untuk membahas usulan tersebut.

“Saya sudah baca usulan ini dan akan dilakukan pembicaraan dengan Pemerintah Kota Depok,” tutur Pramono.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bersama Pemerintah Kota Depok resmi meluncurkan rute baru Transjabodetabek pada 4 Juni 2026, yakni D41 Sawangan-Lebak Bulus.

"Pada hari ini, mulai Rabu, 4 Juni 2026, rute Transjabodetabek Sawangan-Lebak Bulus saya nyatakan resmi beroperasi," kata Wakil Gubernur DKI Rano Karno di Halte Transjakarta Lebak Bulus, Jakarta, 4 Juni 2026.

Pria yang akrab disapa Bang Doel itu mengatakan peluncuran rute baru tersebut merupakan wujud nyata komitmen Pemprov DKI untuk menghadirkan layanan transportasi umum yang optimal bagi seluruh warga Jakarta dan sekitarnya.

Jarak tempuh pulang pergi (PP) rute Sawangan-Lebak Bulus saat jam sibuk, yakni 150 menit, sedangkan saat tidak dalam jam sibuk hanya 70 menit.

Jumlah bus untuk rute tersebut baru tersedia 10 unit dengan enam titik pemberhentian di Jakarta dan lima titik di luar Jakarta.

Kehadiran Transjabodetabek dengan rute yang melewati tol Depok-Antasari (Desari) itu diharapkan mampu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sehingga dapat menurunkan tingkat kemacetan dan polusi udara. 

  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo
  • Rute Transjakarta

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.