Untuk Menjaga Perbatasan, TNI-Polri Harus Menjaga Keakraban

Jumat, 03 Jul 2026, 13:26 WIB

JAKARTA -  Perbatasan adalah wilayah penting untuk dijaga agar tidak dikuasai orang. Untuk itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago meminta TNI dan Polri memperkuat kekompakan dalam menjaga kedaulatan wilayah perbatasan Indonesia. Dia ungkapkan ini saat meninjau pasukan di Natuna, Kepulauan Riau.

Saat meninjau pasukan Yon Komposit 1/Gardapati, prajurit TNI, personel Polri, dan Gugus Tempur Laut Komando Armada I (Guspurla Koarmada I) di wilayah perbatasan utara Indonesia, Kamis (2/7), Djamari menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur pertahanan dan keamanan.

Ket. Foto: harus kompak — Sumber: ant

"Kalian di sini menjaga kedaulatan kita. Seluruh unsur Angkatan Darat, Laut, Udara, dan Kepolisian harus kompak semua. Bangsa menunggu hasil dari tugasmu di sini," kata Djamari dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut Djamari, kekompakan antarmatra TNI dan Polri merupakan modal utama dalam menjaga kedaulatan negara, terutama di kawasan perbatasan yang memiliki tantangan strategis.

Ia mengatakan sinergi yang kuat akan membuat pengamanan wilayah berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan menghindarkan tumpang tindih pelaksanaan tugas di lapangan.

Selain memperkuat solidaritas, Djamari meminta seluruh personel terus meningkatkan kemampuan tempur melalui latihan yang berkesinambungan.

Menurut dia, latihan menjadi bagian penting untuk menjaga kesiapan prajurit dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah perbatasan.

"Ingat, tentara kalau tidak bertempur ya berlatih. Tidak mungkin seorang prajurit mampu melakukan tugasnya tanpa latihan. Karena itu teruslah berlatih, tingkatkan kemampuan dan persiapan diri menghadapi setiap tantangan yang mungkin terjadi," katanya.

Djamari meyakini kekompakan antarlembaga yang didukung kesiapan personel melalui latihan akan semakin memperkuat kemampuan TNI dan Polri dalam menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.

"Tugasmu bukan tugas sembarangan, tidak sama dengan tugas di daerah lain. Bangsa menunggu hasil dari tugasmu di sini," kata Djamari.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Sampah Organik Dilarang Masuk TPA Tamangapa, DLH Makassar Bidik Pengurangan 50 Persen.

Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Mengkhawatirkan, Pemkab Tangerang Kerahkan 50 Tenaga Medis.

Perilaku Manusia Harus Diubah Jika Ingin Bebas Sampah

Masuki Hari ke-4, Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Juga Padam, KLH Terjunkan 30 Personel Manggala Agni Bantu Pemadaman

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Warga Diminta Tenang dan Waspada

Stok Melimpah di Pasar Induk Bikin Harga Cabai dan Bawang di Pasar Kopro Jakbar Turun

Dirut PT Pos Indonesia Daud Joseph Mengundurkan Diri, Danantara Buka Suara

Jakarta X Beauty Diapresiasi Menekraf untuk Dorong Industri Kecantikan Tembus Pasar Global

Peringati Hari Lahir Pancasila, Malahayati Nusantara Raya dan Pemuda Pancasila Bantul Gelar Pengajian Kebangsaan

Eropa Paling Banyak Membantu Ukraina dalam Perang Melawan Russia, Lalu Mengapa Ada Wanita Ukraina Mengebom Monako?

Jelang Pernikahan, Taylor Swift dan Travis Kelce Donasikan Rp467 Miliar ke Sejumlah Badan Amal

Kabar Baik! Pengemudi Ojol Dapat KPR Rumah Subsidi DP 0 Persen dari BP Tapera, Simak Persyaratannya Disini!

Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

Menperin Agus: Keselamatan Kerja Tak Bisa Ditawar Usai Ledakan di Semarang

Kukuhkan Pengurus DTKJ, Gubernur Pramono Anung Desak Percepatan Integrasi Jabodetabek

Piala Dunia, Tanjung Verde Anggap Lawan Argentina sebagai Latihan, Sama Sekali tak Gentar

Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Swiss Tundukkan Aljazair 2-0, La Nati Melenggang ke 16 Besar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.