Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Warga Diminta Tenang dan Waspada

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Warga Diminta Tenang dan Waspada Doc: PVMBG
Ket. Ilustrasi: Gunung anak Krakatau pantauan dari cctv PVMBG.

JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hari ini, Jumat (3/7), menaikkan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda antara pesisir barat Lampung dan Banten itu, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria di Jakarta, Jumat, mengatakan peningkatan status tersebut didasarkan pada hasil pemantauan visual dan instrumental yang menunjukkan kenaikan signifikan aktivitas gunung api itu dalam beberapa waktu terakhir.

Data pengamatan memperlihatkan peningkatan jumlah gempa vulkanik, perubahan deformasi tubuh gunung, serta aktivitas permukaan yang mengindikasikan adanya suplai magma menuju bagian dangkal.

"Peningkatan aktivitas ini menunjukkan adanya suplai magma ke permukaan, sehingga masyarakat dan wisatawan diminta tidak mendekati kawah aktif dalam radius yang telah direkomendasikan," kata Lana Saria.

Selain itu hasil pemantauan tiltmeter di sejumlah stasiun pengamatan, kata dia, juga menunjukkan kecenderungan inflasi yang menandakan akumulasi tekanan di dalam tubuh gunung api.

Badan Geologi merekomendasikan masyarakat, nelayan, dan wisatawan, untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius lima kilometer dari kawah aktif guna menghindari potensi bahaya erupsi maupun lontaran material pijar.

Masyarakat di sekitar pesisir Selat Sunda juga diminta tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta petugas pemantau gunung api.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait telah diminta menyiapkan langkah mitigasi dan memperkuat koordinasi apabila terjadi peningkatan aktivitas lebih lanjut.

Badan Geologi menegaskan pemantauan Gunung Anak Krakatau dilakukan secara intensif selama 24 jam dengan memanfaatkan jaringan seismik, deformasi, dan pengamatan visual untuk memastikan perkembangan aktivitas vulkanik dapat terdeteksi secara dini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.