Tim-Tim CONCACAF Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026: Kanada, Meksiko, AS Tampil Impresif

Senin, 29 Jun 2026, 06:00 WIB

NEW YORK — Enam wakil zona CONCACAF mencatatkan capaian bersejarah di fase grup Piala Dunia 2026 setelah Kanada, Meksiko, Amerika Serikat, Curaçao, Haiti, dan Panama sama-sama menorehkan pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

Sebagai tuan rumah bersama, Kanada menjadi sorotan utama dengan perjalanan impresif. Kanada membuka sejarah baru dengan meraih poin perdana di Piala Dunia setelah menahan Bosnia dan Herzegovina 1-1, sebelum mencatat kemenangan telak 6-0 atas Qatar.

Ket. Foto: Ilustrasi suporter timnas Amerika Serikat. — Sumber: FIFA

Kemenangan tersebut memastikan Kanada melaju ke fase gugur untuk pertama kalinya dalam tiga partisipasi mereka di Piala Dunia. Penyerang Jonathan David menjadi pusat perhatian setelah mencetak hat-trick dan memecahkan rekor gol tim nasional Kanada di Piala Dunia.

Di sisi lain, a Meksiko mencatat sejarah baru dengan menyapu bersih tiga kemenangan di fase grup, sebuah pencapaian yang belum pernah mereka raih sebelumnya.

Lebih impresif lagi, seluruh kemenangan Meksiko diraih tanpa kebobolan, menegaskan solidnya lini pertahanan El Tri sepanjang fase awal turnamen.

Sementara itu, Amerika Serikat juga tampil menjanjikan di bawah asuhan Mauricio Pochettino. Tim Negeri Paman Sam mencatat dua kemenangan di awal turnamen untuk pertama kalinya sejak edisi perdana Piala Dunia 1930.

AS bahkan mencetak rekor delapan gol di fase grup, sementara penyerang Folarin Balogun mencatat sejarah dengan menjadi pemain pertama sejak 1930 yang mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan Piala Dunia untuk AS.

Dari wilayah Karibia, Curaçao menjadi salah satu kisah paling inspiratif turnamen ini.

Sebagai negara terkecil yang pernah tampil di Piala Dunia, Curaçao sempat mencuri perhatian saat Livano Comenencia mencetak gol pertama mereka di laga pembuka, meski harus kalah 1-7 dari Jerman.

Namun sorotan terbesar datang dari kiper Eloy Room yang tampil luar biasa saat menahan gempuran Ekuador dengan mencatat 16 penyelamatan, menyamai rekor legendaris Tim Howard di Piala Dunia 2014. Hasil imbang tanpa gol tersebut menjadi poin bersejarah pertama bagi Curaçao di ajang ini.

Haiti juga mencuri perhatian meski tidak lolos dari fase grup. Haiti, yang tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1974, sempat memberi perlawanan sengit kepada Maroko dengan mencetak dua gol dalam kekalahan 2-4.

Salah satu momen terbaik datang dari gol jarak jauh Wilson Isidor yang disebut sebagai kandidat kuat gol terbaik turnamen.

Sementara itu, Panama memang gagal mencetak gol maupun meraih kemenangan, namun tetap tampil kompetitif. Mereka kalah tipis dari Ghana, Kroasia, dan Inggris, dengan dua kekalahan hanya berselisih satu gol.

Meski demikian, Panama tetap mencatat sejarah kecil melalui Cristian Martínez yang meraih penghargaan pemain terbaik pertandingan, sebuah pencapaian pertama bagi negara tersebut di Piala Dunia.

Dengan berbagai pencapaian tersebut, kawasan CONCACAF secara keseluruhan menunjukkan peningkatan signifikan di panggung dunia, mempertegas bahwa peta kekuatan sepak bola global kini semakin melebar dan kompetitif.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.