Kucurkan Rp230 Miliar, Pemprov Sumut Bangun Total Jalan Sipiongot-Labuhanbatu
Senin, 29 Jun 2026, 17:30 WIBJAKARTA - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memastikan pembangunan tiga ruas jalan provinsi di kawasan Sipiongot, Kabupaten Padang Lawas Utara, akan dilakukan secara menyeluruh. Menurutnya, proyek infrastruktur tersebut telah dinantikan masyarakat selama 81 tahun dan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Bobby menegaskan pembangunan jalan tersebut bukan sekadar janji politik, melainkan kewajiban pemerintah dalam menghadirkan akses infrastruktur yang layak bagi seluruh masyarakat Sumut.
"Ini kewajiban kami sebagai pemerintah," kata Bobby.
Ia menjelaskan, pembangunan daerah tidak boleh dilakukan secara bertahap tanpa penyelesaian yang tuntas. Karena itu, Pemprov Sumut bersama DPRD Sumut sepakat mengalokasikan anggaran yang memadai agar proyek dapat diselesaikan secara menyeluruh.
Menurut Bobby, kegiatan pengajian dan silaturahmi Ikatan Keluarga Dolok Sipiongot dan Sekitarnya (IKDS) di Medan menjadi momentum masyarakat menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan jalan di kampung halaman mereka.
Berdasarkan data Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut, Pemprov Sumut mengalokasikan anggaran sebesar Rp230 miliar untuk membangun tiga ruas jalan provinsi di kawasan Sipiongot.
Berikut tiga ruas jalan yang akan dibangun:
1. HutaimbaruâSipiongot
Ruas jalan sepanjang 11 kilometer ini menjadi salah satu prioritas pembangunan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.
2. SipiongotâLabuhanbatu
Pemprov Sumut akan membangun ruas jalan sepanjang 16 kilometer guna memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
3. SipiongotâBatas Tapanuli Selatan (Tolang)
Ruas jalan sepanjang 12 kilometer juga akan dituntaskan sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur di kawasan Sipiongot.
Bobby menegaskan pembangunan jalan harus dilakukan secara tuntas agar kualitasnya tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
"Kebutuhannya minimal 40 persen dari total kerusakan jalan harus diselesaikan secara tuntas dalam satu anggaran dan harus ada jalur alternatif pengerjaan agar kualitasnya terjaga," ujarnya.
Ia juga menceritakan pengalaman saat pertama kali meninjau kondisi jalan di Sipiongot. Saat itu, perjalanan menuju salah satu desa terpencil harus ditempuh hingga pukul 02.00 dini hari melalui jalan rusak di tengah kawasan hutan.
Pengalaman tersebut, kata Bobby, membuatnya bertekad untuk memastikan pembangunan jalan dapat direalisasikan selama masa kepemimpinannya karena manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam waktu yang lama.
"Melihat kondisi masyarakat langsung di lapangan membuat saya meneteskan air mata," ucap Bobby.
Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Sumut, Pemprov meningkatkan anggaran Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi menjadi Rp1,9 triliun pada tahun ini.
"Jika tahun sebelumnya anggaran jalan dan sungai sekitar Rp500 miliar, maka tahun ini dialokasikan sebesar Rp1,9 triliun khusus pembangunan jalan," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga mengatakan pembangunan jalan tersebut menjadi titik balik bagi masyarakat Sipiongot yang selama puluhan tahun belum menikmati pembangunan infrastruktur secara menyeluruh.
Menurutnya, selama 12 tahun menjadi anggota DPRD Sumut, pembangunan jalan di kawasan tersebut selalu dilakukan secara bertahap sehingga tidak pernah benar-benar selesai.
"Selama 12 tahun saya di DPRD terus mengawal persoalan ini," ujar Ihwan.
Ia pun mengapresiasi langkah Pemprov Sumut yang akhirnya merealisasikan pembangunan jalan secara menyeluruh setelah lebih dari delapan dekade masyarakat menantikannya.
"Sudah 81 tahun Indonesia merdeka, baru di bawah kepemimpinan Pak Gubernur Bobby Nasution daerah kami tersentuh pembangunan secara total," pungkasnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Sebanyak 8.066 Pemudik Diberangkatkan dari Terminal Poris Kota Tangerang
-
Bina Marga dan Transjakarta Berkolaborasi Perbaiki Jalur Layang Koridor 13
-
Kenali Tanda Penyakit Jantung Bawaan pada Anak Sejak Dini
-
KJP Plus Tahap I 2026 Cair Rp1,62 Triliun, Disdik DKI Pastikan Data Penerima Tepat Sasaran
-
Laksdya TNI Edwin Dilantik sebagai Wakasal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.