Ajang Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah Perkuat Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah.
Sabtu, 27 Jun 2026, 19:48 WIBPemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, menyatakan ajang Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah sebagai sarana pengembangan potensi generasi muda serta memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin menyambut baik program tersebut sebagai upaya mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
âKegiatan ini diharapkan menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkuat peran mereka dalam pembangunan daerah,â katanya di Palu, Sabtu.
Ia berharap ajang tersebut mampu melahirkan generasi muda yang dapat menjadi mitra pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan pemuda.
Sementara itu, Founder Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah Indra mengatakan ajang tersebut hadir dengan konsep yang berbeda dari kompetisi duta daerah pada umumnya.
âAjang ini kami hadirkan sebagai ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan diri sekaligus berkontribusi dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan lingkungan. Kami ingin para peserta memiliki kualitas diri yang semakin baik, baik dari sisi keterampilan maupun wawasan,â katanya.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut tidak hanya mengangkat potensi wisata dan budaya daerah, tetapi juga berfokus pada penguatan kapasitas pemuda di bidang sosial, pendidikan, dan lingkungan.
Menurut dia, ajang Putra Putri Khatulistiwa diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang baik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Selain itu, ajang tersebut diharapkan mampu membangun sinergi dengan berbagai komunitas dan organisasi kepemudaan di Kota Palu guna mendukung berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat.
Indra menambahkan, penyelenggara juga menaruh perhatian terhadap sejumlah persoalan sosial yang dihadapi generasi muda, termasuk penyalahgunaan narkoba.
Oleh karena itu, para finalis nantinya diharapkan dapat berperan sebagai agen edukasi yang mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya.
Ia menjelaskan Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah menjadi ajang pertama yang menggunakan identitas âKhatulistiwaâ di Sulawesi Tengah.
Nama tersebut dipilih karena Kota Palu dikenal sebagai Mutiara Khatulistiwa sehingga dinilai memiliki nilai historis dan kebanggaan tersendiri bagi daerah.
Sementara itu, pendaftaran peserta direncanakan dibuka pada Juli 2026 dengan rentang usia 15 hingga 25 tahun, sedangkan malam grand final dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2026.
- Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.