Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uji Emisi Gratis Kendaraan Bermotor di Trenggalek

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 16:20 WIB | Oleh:
Uji Emisi Gratis Kendaraan Bermotor di Trenggalek Doc: ANTARA/Destyan Sujarwoko
Ket. Petugas memeriksa data digital dari uji emisi gas buang kendaraan roda dua dalam kegiatan uji emisi gas kendaraan bermotor di Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (24/6).

Trenggalek, Jawa Timur -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Perkimhub) Kabupaten Trenggalek menggelar uji emisi kendaraan bermotor gratis bagi 250 kendaraan di Alun-alun Kota Trenggalek, Jawa Timur, Rabu.

Pelaksana Tugas Sekretaris DLH Trenggalek Ariyoga Widyasetyo Wahono mengatakan, kegiatan tersebut menyasar 200 kendaraan roda dua dan 50 kendaraan roda empat untuk memetakan kondisi emisi gas buang kendaraan yang beroperasi di wilayah Trenggalek.

"Target uji emisi hari ini sebanyak 250 kendaraan dan seluruh kuota berhasil terpenuhi karena antusiasme masyarakat cukup tinggi," kata Ariyoga.

Menurut dia, uji emisi merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang telah berlangsung sepanjang Juni 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih lingkungan di lingkungan organisasi perangkat daerah, kecamatan, dan desa pada 5 Juni, dilanjutkan pengarahan daring bersama Menteri Lingkungan Hidup serta aksi bersih pantai di Pantai Cengkrong, Kecamatan Watulimo.

Ariyoga menjelaskan hasil uji emisi akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui tingkat kepatuhan kendaraan terhadap baku mutu emisi sekaligus mendukung upaya pengendalian pencemaran udara di Trenggalek.

"Hasil rekapitulasi dan analisis data masih kami susun dan akan disampaikan setelah seluruh proses evaluasi selesai," ujarnya.

Salah seorang peserta uji emisi, Sutrisno Sayoko (59), mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut karena dapat mengetahui kondisi kendaraan yang digunakan sehari-hari.

Ia mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan kadar hidrokarbon (HC) pada sepeda motornya cukup tinggi sehingga petugas menyarankan agar kendaraan segera menjalani servis berkala.

"Setelah diperiksa saya jadi tahu kondisi kendaraan dan disarankan untuk segera servis agar emisinya lebih baik," kata Sutrisno.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga membagikan bibit pohon produktif berupa durian Musang King dan alpukat kepada 50 peserta pertama yang mengikuti uji emisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.