Evaluasi Waktu Operasional Museum Budaya Pariaman

Kamis, 25 Jun 2026, 22:45 WIB

Pariaman - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat mengevaluasi waktu operasional Museum Budaya Pariaman menyusul adanya keluhan wisatawan yang menemukan fasilitas edukasi tersebut tutup saat berkunjung pada akhir pekan.

"Untuk hari-hari biasa waktu operasional museum tersebut mulai dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Untuk Sabtu dan Minggu memang tutup," kata Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi di Pariaman, Kamis.

Ket. Foto: Pengunjung melihat koleksi barang kuno di Museum Budaya Pariaman, Sumatera Barat, Senin (22/6/2026). — Sumber: Antara

Ia mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan terkait keluhan tersebut dan membahasnya dengan bidang terkait guna menindaklanjutinya sehingga dapat beroperasi pada akhir pekan.

"Kalau memang ada permintaan dari masyarakat tentu akan kami buka Sabtu dan Minggu," katanya.

Ia memastikan selama pelaksanaan Pesona Budaya Tabuik Piaman pihaknya akan membuka museum tersebut agar wisatawan yang ingin menyaksikan kegiatan budaya tahunan di Pariaman ini juga dapat mempelajari sejarah kota itu dan seputar Tabuik.

Ia menyampaikan pada awalnya pihaknya memang berencana membuka museum tersebut selama Tabuik meskipun akhir pekan namun ternyata masyarakat menggunakan lobi fasilitas itu untuk pembuatan ornamen Tabuik.

"Jadi anak-anak berlari di museum sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada etalase yang terbuat dari kaca. Selain itu tenaga pengawas juga kurang maka diputuskan ditutup. Namun Sabtu dan Minggu besok dibuka," katanya.

Sementara itu, salah seorang wisatawan asal Kota Padang Fitra Yogi menyampaikan dirinya berkunjung ke Pariaman pada Sabtu (20/6) untuk menyaksikan salah satu prosesi dalam pelaksanaan Tabuik serta mengunjungi Museum Budaya Pariaman.

"Namun ternyata museum tersebut tutup," ujarnya.

Menurutnya museum tersebut harusnya tetap dibuka pada Sabtu dan Minggu apalagi selama pelaksanaan Tabuik. Banyak wisatawan berkunjung ke Pariaman untuk liburan dan mungkin diantaranya juga mengunjungi fasilitas itu untuk mengetahui sejarah Pariaman dan dan seputar Tabuik.

Ia menambahkan, diperlukan promosi khususnya dipasang di lokasi objek wisata agar wisatawan mengetahui keberadaan museum dan tertarik berkunjung sehingga fasilitas edukasi itu ramai dikunjungi wisatawan pada akhir pekan.

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon meresmikan Rumah Tabuik Pasa di Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) sebagai Museum Budaya Pariaman guna meningkatkan edukasi budaya khas daerah itu.

"Kami sangat mengapresiasi hadirnya museum ini, dengan adanya museum ini maka masyarakat termasuk dari luar Pariaman dapat belajar tentang Tabuik," kata Fadli Zon saat peresmian museum tersebut di Pariaman.

Ia mengatakan di dalam museum itu tidak saja berisi dokumentasi foto kegiatan Tabuik semenjak masa Hindia Belanda khususnya pada tahun 1887 namun benda-benda khas daerah itu.

Ia menyampaikan setelah adanya museum Budaya Pariaman maka wisatawan hendaknya lebih dulu mengunjungi sarana edukasi itu sebelum berkeliling menikmati keindahan daerah itu.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sistem Subak Bali Jadi Contoh Global Pengelolaan Sumber Daya Berkelanjutan

Kendala Distribusi Bantuan Warga Pulau Palue Pascagempa akibat Jalan Antardesa Terputus

Pedagang Kembali Berjualan di Pasar Tradisional Pascagempa NTT

Cukai Emisi Kendaraan Bebani Kelas Menengah Bawah

Ketahanan Pangan Bisa Tekan Kriminalitas? Ini Kata Gubernur Jawa Barat

Kemenhub Sebut BRT Mebidang Upaya Pemerintah Bangun Transportasi Perkotaan

NTT Kembali Diguncang Gempa M 5,7 pada Rabu Malam, Ini Informasinya

Karya Modifikator Indonesia Bakal Ditampilkan di SEMA Show 2026 Las Vegas

Gila! Pegolf Maroko Laguirati Pecahkan Rekor Lapangan di Indonesia Pro-Am 2026

BMKG Prakirakan Cuaca di Mayoritas Kota Besar pada Kamis (20/8), Berawan

5 Dialek Sunda, dari Priangan hingga Betawi Menggema saat Pembacaan Sejarah HUT Jawa Barat ke-81

Tijjani Reijnders Gabung Klub Arab Saudi, Al Qadsiah

Keren Bikin Bangga! Karya Modifikator Indonesia Bakal Mejeng di SEMA Show 2026

Industri Modifikasi Otomotif Jadi Ladang Ekraf Baru, Menekraf Dorong Jadi Nilai Tambah Ekonomi Nasional

Sampah Plastik Jadi Cuan! Pemkot Bima Kembangkan Nilai Ekonomi Lewat Gerakan Ini

Sembilan Perempuan Disandera di Jila, Mimika oleh KKB

Film Jason Statham ‘Mutiny’ Sempat Bocor di Amazon Prime Sebelum Tayang di Bioskop

Layanan Rail Library KAI untuk Meningkatkan Minat Baca dan Pengetahuan Masyarakat

Petugas Upacara HUT Ke-81 RI Diundang Presiden Prabowo ke Hambalang

Kejutan untuk Petugas Upacara HUT Ke-81 RI! Prabowo Undang Mereka ke Hambalang

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.