Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Tangerang Kerahkan RT/RW untuk Dukung Sensus Ekonomi 2026

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 15:50 WIB | Oleh:
Bupati Tangerang Kerahkan RT/RW untuk Dukung Sensus Ekonomi 2026 Doc: ANTARA/HO-Pemkab Tangerang
Ket. Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid memberikan sambutan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan BPS Kabupaten Tangerang di Puspemkab Tangerang, Selasa (23/6).

Kabupaten Tangerang, 23/6 (ANTARA) - Bupati Tangerang, Banten, Moch Maesyal Rasyid akan mengerahkan seluruh perangkat daerah mulai dari camat hingga tingkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) untuk bisa membantu memudahkan pendataan petugas Sensus Ekonomi yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2026.

"Seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, desa, hingga RT dan RW, akan kami libatkan untuk membantu menyukseskan Sensus Ekonomi ini agar berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas," kata Bupati Maesyal di Tangerang, Selasa.

Untuk itu pihaknya bakal memerintahkan jajaran kecamatan, kelurahan, dan masyarakat, untuk turut terlibat aktif dalam kegiatan sensus yang akan dilakukan BPS Kabupaten Tangerang tersebut.

Ia mengatakan partisipasi yang tinggi dari masyarakat, kelurahan, dan kecamatan, sangat diharapkan demi mewujudkan dasar kebijakan yang penting untuk pembangunan ekonomi yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.

"Saya mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus," ucapnya.

Dia mengatakan kelancaran sensus akan menghasilkan data untuk membantu pemerintah dalam merancang program yang tepat sasaran, mendorong investasi, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Semakin baik data yang kita miliki, maka semakin tepat pula kebijakan yang akan dirumuskan untuk kemajuan daerah. Karena data yang akurat dan berkualitas ini menjadi fondasi utama penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Keberhasilan sensus ini bukan hanya tanggung jawab BPS, tapi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah," ungkapnya.

Bupati pun mengimbau agar masyarakat untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan dukungan selama proses pendataan berlangsung. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat turut menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026.

"Dengan kolaborasi antara pemerintah, BPS, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat, Pemkab Tangerang optimistis Sensus Ekonomi 2026 akan menghasilkan data yang berkualitas sebagai landasan mewujudkan pembangunan daerah yang semakin maju, kompetitif, dan berdaya saing," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.