Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Siapkan Layanan Konsultasi Kesehatan Daring 24 Jam
Minggu, 21 Jun 2026, 08:49 WIBBANYUWANGI â Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menyiapkan layanan konsultasi kesehatan secara daring bagi warga setempat langsung dengan tenaga medis nonstop 24 jam melalui sebuah platform Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi (Oasis Wangi).
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandang mengatakan layanan konsultasi daring ini didukung Noora Health yang merupakan organisasi nonpemerintahan internasional yang fokus pada sistem layanan kesehatan dengan memberikan pelatihan keterampilan kesehatan yang berdampak tinggi.
"Kami mengapresiasi inovasi ini, dan ini akan meningkatkan derajat kesehatan warga Banyuwangi, karena bisa berkonsultasi dari awal, sehingga datang ke layanan kesehatan tidak dalam kondisi terlambat," katanya di Banyuwangi, Sabtu (20/6).
Ipuk berharap warga bisa memanfaatkan layanan konsultasi sejak dini sebelum sakit, seperti untuk konsultasi kehamilan atau bisa menanyakan langsung penanganan yang tepat ketika ada anggota keluarga yang sedang sakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes dan jantung.
"Langkah ini bisa menekan risiko penyakit sejak dini. Harapan kami membuat warga Banyuwangi semakin sehat dan usia harapan hidup bertambah. Apabila ada kegawatdaruratan juga bisa segera tertangani," ujar Ipuk.
Executive Director of Product and Tech Noora Health Global, Anubhav Arora menyampaikan melalui platform Oasis Wangi warga bisa berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan yang selama ini bertugas di puskesmas seputar masalah kesehatan, dan platform telekonsultasi tersebut berbasis WhatsApp dan konsultasinya tidak dipungut biaya.
"Pertanyaan warga seputar kesehatan yang dikirim melalui Whatsapp akan langsung direspons oleh tenaga kesehatan, sehingga warga tidak perlu mengunduh aplikasi baru," katanya.
Dalam setiap pertanyaan dari warga, lanjut Anubhav, para nakes akan merespons dengan mengeluarkan medis, seperti tindakan preventif dan perawatan mandiri hingga rujukan ke fasilitas kesehatan jika diperlukan.
"Dengan konsultasi semacam ini para nakes juga akan menyarankan apakah mereka cukup melakukan perawatan mandiri di rumah atau harus segera berobat ke puskesmas atau rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi Amir Hidayat menambahkan Dinas Kesehatan dan Noora Health terus mematangkan progres layanan telekonsultasi ini.
"Para nakes telah mengikuti workshop terlebih dahulu untuk menjalankan sistem ini agar bisa memberikan layanan dan respons yang baik ke warga," katanya.
Amir menambahkan tahap awal layanan ini akan dilakukan uji coba akhir Juni 2026 di tiga puskesmas, yakni Puskesmas Bajulmati (Kecamatan Wongsorejo), Puskesmas Mojopanggung (Kecamatan Banyuwangi Kota) dan Puskesmas Kabat.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Manager Fest 2026: Strategi Jitu Bertahan dan Menang di Tengah Ketidakpastian Dunia Kerja
-
Pemkot Bengkulu Usul Gepeng Ikut Sekolah Rakyat
-
Peringatan Hari Musik Nasional di Surabaya
-
Nyepi Saat Malam Takbiran, Tantangan Hormat pada Toleransi
-
Bundesliga Jerman: Dortmund Tundukkan Cologne yang Bermain dengan 10 Orang, Kukuhkan Posisi Empat Besar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.