Unik! Ribuan Telur Berdiri Ramaikan Festival Peh Cun Pangkalpinang

Jumat, 19 Jun 2026, 22:00 WIB

PANGKALPINANG – Pelestarian tradisi dan budaya merupakan upaya strategis untuk menjaga identitas sosial sekaligus memperkuat kohesi masyarakat di tengah arus modernisasi.

Selain berfungsi sebagai warisan nilai dan pengetahuan lokal, budaya juga memiliki potensi ekonomi melalui pengembangan pariwisata dan industri kreatif.

Ket. Foto: Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar Festival Peh Cun di Pantai Pasir Padi Pangkalpinang, Jumat (19/6/2026). — Sumber: ANTARA/ Aprionis

Namun, tantangan utama terletak pada menurunnya minat generasi muda serta pengaruh globalisasi yang dapat menggeser praktik tradisional.

Oleh karena itu, diperlukan pendekatan adaptif melalui pendidikan budaya, digitalisasi, dan dukungan kebijakan agar pelestarian tetap relevan sekaligus memberi manfaat ekonomi berkelanjutan.

Sebanyak 3.000 telur ayam berdiri pada Festival Peh Cun di Pantai Pasir Padi Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai bentuk pelestarian tradisi dan budaya warga keturunan Tionghoa di daerah itu.

"Kita berharap tradisi mendirikan telur ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun nusantara di daerah ini," kata Wali Kota Pangkalpinang Saparudin saat menghadiri Festival Peh Cun di Pantai Pasir Padi Pangkalpinang, Jumat (19/6).

Ia mengatakan tradisi Peh Cun merupakan kebudayaan masyarakat Tionghoa mendirikan telur ayam pada pukul 11.30 WIB dan disertai membuang atau membagi-bagikan kue bakcang yang menjadi salah satu simbol penting dalam tradisi ini.

"Kita menjadikan tradisi Peh Cun ini sebagai festival budaya untuk menarik wisatawan lokal, nusantara dan manca negara untuk menyaksikan langsung budaya masyarakat di daerah ini," katanya.

Ia menyatakan pelaksanaan festival Peh Cun dimulai Jumat (19/6) hingga Minggu (21/6) di objek wisata Pantai Pasir Padi Kota Pangkalpinang merupakan ajang promosi pariwisata dan diharapkan dapat meningkatkanperekonomian lokal, khususnya bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah.

"Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias mengikuti dan menyaksikan mendirikan telur ayam ras dan diperkirakan akan terus meningkat hingga berakhirnya festival ini," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Pangkalpinang Yan Rizana mengatakan Festival Peh Cun tahun ini diikuti 78 tim mendirikan 3.000 telur ayam di Kawasan Objek Wisata Pantai Pasir Padi Pangkalpinang.

"Kegiatan utama hari ini adalah mendirikan telur ayam ras dan membagi-bagikan kue bakcang yang menjadi smbol tradisi Peh Cun ini," katanya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.