Promosi Wisata Ditingkatkan, Lampung Siap Tarik Lebih Banyak Pengunjung

Jumat, 19 Jun 2026, 22:30 WIB

BANDARLAMPUNG – Promosi wisata merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui pemasaran yang efektif, baik secara digital maupun konvensional, promosi dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, dan memperkuat citra destinasi.

Ket. Foto: Ilustrasi - Salah satu destinasi wisata bahari di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. — Sumber: ANTARA/ Ruth Intan Sozometa Kanafi

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh sektor pariwisata, tetapi juga merembet ke UMKM, transportasi, dan industri kreatif.

Namun, efektivitas promosi sangat bergantung pada konsistensi branding, kualitas destinasi, serta kesiapan infrastruktur pendukung agar lonjakan wisatawan dapat dikelola secara berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat promosi wisata di daerahnya untuk menarik kunjungan wisatawan ke daerah ini.

"Kami terus memperkuat upaya promosi pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Jumat (19/6).

Ia mengatakan berbagai agenda dan kegiatan berskala regional hingga nasional disiapkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha kreatif dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Lampung.

"Salah satu langkah yang dilakukan untuk meningkatkan promosi wisata adalah dengan penyelenggaraan berbagai festival yang menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah, produk UMKM, serta pertunjukan musik yang melibatkan musisi lokal," katanya.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana promosi destinasi wisata Lampung, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan karya dan produknya kepada masyarakat yang lebih luas.

"Kehadiran pengunjung pada setiap kegiatan diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha setempat," ujar dia pula.

Selain festival budaya dan hiburan, Pemprov Lampung juga mendorong penyelenggaraan berbagai event olahraga, khususnya lomba lari yang diikuti peserta dari dalam maupun luar daerah.

"Kegiatan tersebut terbukti mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Lampung karena peserta dan pendamping biasanya memanfaatkan kesempatan untuk berwisata selama berada di Provinsi Lampung," katanya lagi.

Menurut dia, peningkatan kunjungan wisatawan tersebut turut berdampak positif terhadap tingkat okupansi hotel, sektor kuliner, transportasi, hingga kunjungan ke berbagai objek wisata unggulan di Lampung.

"Efek berganda dari penyelenggaraan event itu dinilai menjadi salah satu instrumen efektif dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Melalui penyelenggaraan berbagai event budaya, olahraga, dan kegiatan lainnya, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan semakin berkembang," ujar dia.

Sebelumnya jumlah kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung sepanjang 2025 mencapai 24,7 juta wisatawan atau meningkat 53,50 persen dibandingkan tahun 2024.

Kunjungan wisatawan itu juga mendorong perputaran ekonomi daerah hingga Rp53,11 triliun, dengan rata-rata pengeluaran wisatawan sekitar Rp2,15 juta per orang.

Lalu pertumbuhan sektor pariwisata sepanjang 2025 memberikan manfaat signifikan bagi pelaku usaha lokal. Tercatat lebih dari 3.000 UMKM di sektor kuliner, kerajinan, transportasi, dan akomodasi terdampak positif serta mengalami peningkatan aktivitas usaha.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.