Ogah Harga Sembako Dimainkan, Papua Pegunungan Dorong Digitalisasi Gudang Secara Masif

Rabu, 17 Jun 2026, 03:50 WIB

WAMENA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Pegunungan mengharapkan dukungan Kementerian Perdagangan untuk membangun sistem pelaporan dan pemantauan distribusi barang yang terintegrasi di wilayah tersebut. 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Papua Pegunungan Melianus Kambu mengatakan pihaknya berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan membantu pengembangan sistem pelaporan distribusi barang di Papua Pegunungan.

Ket. Foto: Plt Kepala Disperindag Papua Pegunungan Melianus Kambu menyerahkan bantuan usaha kepada salah satu warga Papua Pegunungan. — Sumber: ANTARA/Yudhi Efendi

"Kami mengharapkan pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan membantu mendorong sistem pelaporan distribusi barang agar pemerintah daerah dapat mengetahui arus masuk dan keluar barang serta kondisi persediaannya," kata Melianus dalam keterangan tertulis di Wamena, Selasa.

Ia menjelaskan Papua Pegunungan hingga kini belum memiliki sistem pelaporan yang mampu memantau distribusi barang secara menyeluruh, mulai dari barang yang masuk dari luar daerah hingga didistribusikan ke wilayah setempat.

Menurut dia, sistem pelaporan tersebut berkaitan erat dengan aktivitas distributor dan subdistributor bahan pokok maupun barang kebutuhan lainnya.

"Sistem pelaporan yang terintegrasi akan membantu pemantauan distribusi barang secara lebih efektif, baik di tingkat daerah maupun pusat," kata Melianus.

Ia menambahkan sistem berbasis digital yang terhubung dari pusat hingga daerah akan memudahkan pengawasan arus barang di Papua Pegunungan.

Menurut dia, Kementerian Perdagangan telah memiliki Sistem Resi Gudang (SRG) dan sistem pengawasan gudang non-SRG yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan distribusi barang.

"SRG memiliki fungsi untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok, menjaga stabilitas harga komoditas, serta memberdayakan petani maupun pemilik barang," ujarnya.

Melianus mengatakan sistem informasi gudang juga akan membantu pemerintah daerah memantau perkembangan stok bahan pokok dan barang lainnya pada gudang-gudang yang tersebar di delapan kabupaten Papua Pegunungan.

Ia berharap penerapan sistem tersebut dapat meningkatkan pengendalian distribusi barang sehingga ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap terjaga.

"Dengan adanya sistem ini, arus masuk dan keluar barang dapat terkontrol dengan baik sehingga mendukung kesejahteraan masyarakat Papua Pegunungan," katanya.
 

  • kementerian perdagangan
  • disperindag papua pegunungan
  • melianus kambu
  • sistem distribusi barang
  • sistem resi gudang
  • stok sembako papua

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.