Krisis Air Bersih Mulai Meluas, BPBD Bogor Salurkan 15 Ribu Liter Air ke Tiga Kecamatan Terdampak Kekeringan
Rabu, 17 Jun 2026, 14:10 WIBKabupaten Bogor - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat mendistribusikan 15 ribu liter air bersih kepada warga di tiga kecamatan yang mengalami krisis air bersih akibat menurunnya curah hujan, selama beberapa waktu terakhir.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani di Cibinong, Rabu (17/6), mengatakan bantuan air bersih tersebut disalurkan ke wilayah Citeureup, Nanggung, dan Babakan Madang yang mulai terdampak kekeringan.
"Penurunan intensitas hujan menyebabkan debit mata air dan sumur warga berkurang sehingga kebutuhan air bersih masyarakat tidak dapat terpenuhi secara optimal," kata dia.
BPBD mencatat distribusi pertama dilakukan ke Kampung Tonggoh RT 04/RW 03, Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 125 kepala keluarga (KK) atau 517 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Selanjutnya, distribusi air bersih dilakukan ke Kampung Parakan Muncang RT 03/RW 04, Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung. Sebanyak 5.000 liter air disalurkan untuk 60 KK atau 217 jiwa yang terdampak berkurangnya sumber mata air.
BPBD juga mengirimkan 5.000 liter air bersih ke Kampung Ciburial RT 03/RW 03, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang. Bantuan tersebut ditujukan 137 KK atau 443 jiwa yang mengalami krisis air bersih akibat menurunnya debit mata air.
Dia menjelaskan seluruh bantuan air bersih didistribusikan menggunakan armada tangki BPBD dan disalurkan ke penampungan warga agar dapat dimanfaatkan secara merata oleh masyarakat terdampak.
Selain mendistribusikan air bersih, petugas BPBD melakukan asesmen lapangan dan berkoordinasi dengan aparatur desa setempat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.
BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.
"Dalam kondisi saat ini kami terus memantau wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih dan akan melakukan distribusi bantuan sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Adam.
Berdasarkan data BPBD, total warga yang menerima bantuan air bersih di tiga lokasi tersebut mencapai 322 KK atau 1.177 jiwa. Distribusi dilakukan sebagai langkah tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau berlangsung.
- Air Bersih
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Harga Emas Antam Naik Rp15.000 ke Angka Rp2,595 Juta/Gr pada Rabu (30/9)
-
Ada Apa Sampai Terjadi Antrean BBM dan Elpiji? Pertamina Sulawesi Minta Satgas Bergerak
-
Jadi Target Serangan Teror, AS Tarik Semua Pesawat Bombernya dari Pangkalan Militer di Inggris
-
Yu Zidi Lengkapi Hat-trick Emas, Tiongkok Makin Dominan di Asian Games 2026
-
Pesisir Selatan Trenggalek Bakal Berubah? Wagub Jatim Dorong Pembangunan Dipercepat
-
Kemnaker Hadirkan Platform SIAPKerja, Akses Layanan bagi Calon Tenaga Kerja
-
MTV VMA 2026: BTS Sapu Bersih 3 Penghargaan, Lisa BLACKPINK Raih Pop Terbaik Tahun Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.