Qatar Cetak Sejarah, Raih Poin Perdana di Piala Dunia Usai Tahan Imbang Swiss 1-1
Minggu, 14 Jun 2026, 06:53 WIBSANTA CLARA, AMERIKA SERIKAT â Qatar menciptakan sejarah baru di Piala Dunia setelah meraih poin pertama sepanjang keikutsertaan mereka di turnamen dunia.
Gol dramatis pada masa tambahan waktu membawa The Maroons menahan imbang Swiss 1-1 dalam pertandingan pembuka Grup B Piala Dunia 2026 di Santa Clara, Minggu (14/6) dini hari WIB.
Swiss sempat berada di jalur kemenangan setelah Breel Embolo membuka keunggulan pada babak pertama melalui tendangan penalti.
Namun, dominasi Swiss sepanjang pertandingan gagal menghasilkan kemenangan setelah Miro Muheim mencetak gol bunuh diri pada menit ke-94.
Hasil ini menjadi momen bersejarah bagi Qatar yang baru menjalani penampilan kedua di Piala Dunia setelah menjadi tuan rumah edisi 2022.
Qatar menghadapi tantangan besar sebelum turnamen dimulai. Situasi konflik di kawasan Timur Tengah membuat persiapan mereka terganggu.
Pertandingan melawan Swiss bahkan menjadi laga ketiga Qatar sejak Desember tahun lalu.
Kondisi tersebut terlihat dari permainan mereka yang kurang meyakinkan di awal pertandingan.
Swiss tampil jauh lebih dominan dengan mencatat 26 tembakan sepanjang laga dan terus menekan pertahanan Qatar.
Namun, semangat bertahan para pemain Qatar membuat mereka tetap berada dalam pertandingan hingga akhir.
Pelatih Qatar Julen Lopetegui memuji mentalitas anak asuhnya. "Saya sangat bangga dengan tim. Bahkan jika kami tidak mencetak gol dan tidak mendapatkan hasil imbang, saya tetap bangga dengan mentalitas dan disiplin yang mereka tunjukkan," ujar Lopetegui.
Ia juga mengakui gol penyama kedudukan menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Qatar.
"Untungnya kami mencetak gol, dan itu menjadi sejarah."
Bagi Lopetegui, pertandingan ini juga memiliki arti pribadi karena menjadi debutnya di Piala Dunia sebagai pelatih, delapan tahun setelah kesempatan pertamanya gagal terwujud.
Pelatih asal Spanyol itu sebelumnya dijadwalkan memimpin Spanyol pada Piala Dunia 2018, tetapi dipecat beberapa hari sebelum turnamen dimulai setelah kesepakatan dengan Real Madrid diumumkan.
Bagi Swiss, hasil imbang ini terasa seperti kehilangan dua poin. Skuad asuhan Murat Yakin tampil dominan dan mengincar kemenangan untuk melanjutkan tradisi lolos ke babak gugur dalam empat Piala Dunia berturut-turut.
Swiss langsung mendapat peluang emas pada menit kedua ketika kesalahan Manuel Akanji membuat Edmilson Junior lolos ke kotak penalti.
Namun, penyelesaian pemain Qatar itu terlalu lemah dan mudah diamankan Gregor Kobel.
Swiss kemudian mengambil kendali permainan.
Pada menit ke-13, mereka mendapat penalti setelah kiper Qatar Mahmoud Abunada menjatuhkan Remo Freuler di kotak penalti.
Breel Embolo menjalankan tugasnya dengan sempurna dan mengecoh kiper untuk membawa Swiss unggul. Setelah itu, pertandingan berjalan satu arah.
Swiss terus menekan, tetapi gagal menambah keunggulan.
Granit Xhaka hampir mencetak gol melalui tembakan jarak jauh pada babak kedua, sementara Embolo juga nyaris menggandakan skor.
Ketika kemenangan Swiss tampak sudah pasti, Qatar mendapatkan momen terakhir.
Kapten Boualem Khoukhi maju membantu serangan dan berhasil memenangkan duel udara di tiang jauh.
Tekanan tersebut membuat Miro Muheim salah mengantisipasi bola dan justru mengarahkan sundulan ke gawang sendiri.
Gol pada menit ke-94 itu langsung memicu perayaan besar di bangku cadangan Qatar.
Hasil imbang ini membuat Qatar menjaga peluang lolos dari fase grup, sementara Swiss harus mengevaluasi ketajaman lini serang mereka.
Swiss selanjutnya menghadapi Bosnia di Los Angeles pada hari Kamis. Di hari yang sama, Qatar akan bertemu tuan rumah bersama Kanada di Vancouver.
- Swiss
- Piala Dunia 2026
- Qatar
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Profil Timnas Republik Demokratik Kongo: Kembalinya Sang Macan Tutul Afrika ke Panggung Dunia
-
Misi Besar Portugal di Piala Dunia 2026: Saatnya Generasi Emas Menorehkan Sejarah
-
Ditolak Masuk AS, FIFA Coret Wasit Somalia dari Piala Dunia 2026
-
Preview Qatar vs Swiss: Pembuktian sang Juara Asia saat Hadapi Kepercayaan Tinggi "The Nati"
-
Keamanan Diperketat di Stadion Azteca Jelang Pertandingan Piala Dunia 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.