Pemprov Kepri dan TVRI Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Perdana di Taman Gurindam 12
Minggu, 14 Jun 2026, 10:15 WIBTANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan (Pemprov Kepri) dan TVRI menghadirkan kegiatan Kemilau Nusantara dan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 perdana di kawasan Taman Gurindam 12, Kota Tanjungpinang.
Wakil Gubernur (Wagub) Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengapresiasi Dinas Pariwisata dan Stasiun TVRI Kepri yang telah memadukan dua kegiatan ini sebagai upaya mengembangkan potensi sport tourism yang memadukan olahraga, pariwisata serta pelaku ekonomi kreatif dalam mendukung ekosistem pariwisata di daerah tersebut.
"Apresiasi khusus untuk TVRI yang menayangkan siaran Piala Dunia 2026 di Indonesia, termasuk Kepri," kata dia setelah membuka acara Kemilau Nusantara dan Nobar Bola Gembira di kawasan Taman Gurindam 12, Tanjungpinang, Sabtu malam.
Selain itu, ia menyampaikan perpaduan ajang wisata dan olahraga tersebut dapat memperkuat interaksi masyarakat hingga mendorong perekonomian daerah, karena pelaku UMKM bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk berjualan aneka makanan dan minuman untuk pengunjung.
Ia mendorong acara-acara seperti ini dapat lebih banyak digelar, terutama di Tanjungpinang, agar semakin meriah sekaligus membangkitkan perekonomian masyarakat.
"Malam ini, setelah menyaksikan berbagai atraksi budaya, masyarakat disuguhkan dengan tontonan Piala Dunia pada pukul 02.00 WIB," ucap Nyanyang yang menjagokan Belanda di Piala Dunia tahun ini.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan menyebutkan ajang Kemilau Nusantara Kepri menjadi ruang perjumpaan budaya yang mempertemukan kekayaan tradisi Nusantara dengan karakter khas Melayu dalam satu panggung kolaboratif.
Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan itu, yakni 12-15 Juni 2026, pengunjung disuguhkan parade wisata budaya Nusantara, tari kreasi Melayu dan Nusantara, seni pertunjukan budaya, musik tradisional Melayu, penampilan grup musik lokal, bazar UMKM, hingga nobar Piala Dunia FIFA 2026 yang didukung TVRI Kepri.
Kemilau Nusantara Kepri 2026 menargetkan sedikitnya 2.900 pengunjung, terdiri atas wisatawan lokal, wisatawan nusantara, dan wisatawan mancanegara.
Ia mengatakan perpaduan ajang pariwisata dan olahraga ini bentuk dukungan pemerintah daerah kepada TVRI selaku pemegang hak siar tayangan Piala Dunia 2026.
Program nasional ini diharapkan menjadi magnet hiburan yang kuat serta memberikan dorongan ekonomi langsung bagi destinasi wisata di Kepri.
"Bagi hotel-hotel yang tidak mendaftarkan tayangan resmi Piala Dunia, bisa ikut bergabung nobar Piala Dunia yang telah kita siapkan di Tanjungpinang," ucap dia.
TVRI Stasiun Kepri telah merilis daftar tempat nobar Piala Dunia 2026 untuk wilayah Tanjungpinang, antara lain Tuah Kopi, Polresta Tanjungpinang, Lanudal Tanjungpinang, Balai Adat Pulau Penyengat, Kawasan Gurindam 12, Toko Evi dan TVRI Stasiun Kepri, Tuah Kopi, Kogabwilhan I, Awang Jenggot, Lapangan Basket Komplek Angkasa Loka Lanud RHF Batu 2.
Selain itu, Esha Kopi, Rumah Dinas Kapolresta Tanjungpinang, Tim Kopi, Melayu Square, Mako Polsek Tanjungpinang Timur, Mako Polsek Tanjungpinang Barat, Kedai Kopi Kita, Lapangan Bhayangkara Polresta Tanjungpinang, Kedai Kopi Mak Yang Taufan, dan Pendopo Kejaksaan Tinggi Kepri.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Profil Timnas Republik Demokratik Kongo: Kembalinya Sang Macan Tutul Afrika ke Panggung Dunia
-
Ditolak Masuk AS, FIFA Coret Wasit Somalia dari Piala Dunia 2026
-
Mesir Andalkan Salah untuk Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Keamanan Diperketat di Stadion Azteca Jelang Pertandingan Piala Dunia 2026
-
Misi Besar Portugal di Piala Dunia 2026: Saatnya Generasi Emas Menorehkan Sejarah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.