Mendag Ajak Mahasiswa Jadi Eksportir Muda
Minggu, 14 Jun 2026, 15:57 WIBBOGORÂ - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengajak mahasiswa dan civitas academica bergabung dalam Program Campuspreneur. Ia menilai lulusan perguruan tinggi memiliki peluang besar menjadi pengusaha dan eksportir muda di tengah peluang ekspor Indonesia.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Campuspreneur 2026: Pengembangan Wirausaha Muda Berorientasi Ekspor di IPB University, Bogor. Program ini dijalankan Kementerian Perdagangan bersama perguruan tinggi untuk memperkuat kewirausahaan berorientasi ekspor di kalangan generasi muda.
âKami ingin mahasiswa setelah lulus tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi menjadi pengusaha dan eksportir. Program Campuspreneur pun bersinergi dengan perguruan tinggi untuk memberikan pelatihan, pendampingan, hingga penjajakan bisnis (business matching),â ujar Budi di Bogor, Jumat (12/60.
Budi menjelaskan peserta Campuspreneur terpilih akan memperoleh kesempatan mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Pameran tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten.
Kemendag juga menyiapkan ruang promosi khusus bagi peserta Campuspreneur selama pelaksanaan pameran. Selain itu, peserta akan difasilitasi mengikuti program pitching dan business matching dengan calon pembeli mancanegara.
Di hadapan mahasiswa, Budi turut memaparkan capaian Program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor atau UMKM BISA Ekspor. Sepanjang 2025, program tersebut mencatat transaksi ekspor UMKM sebesar USD134,87 juta atau lebih dari Rp2 triliun.
Sementara itu, pada periode Januari hingga Mei 2026, nilai transaksi yang tercatat telah mencapai USD193,88 juta. Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan peluang ekspor masih terbuka bagi pelaku usaha pemula.
âSebagian pelaku usaha yang telah difasilitasi merupakan eksportir baru, belum pernah menembus pasar internasional. Dengan pendampingan tepat, pelaku usaha pemula, termasuk mahasiswa dan startup kampus, memiliki peluang besar untuk memasuki pasar global,â kata dia.
Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menyambut baik pelaksanaan Program Campuspreneur di lingkungan kampus. Ia menilai program tersebut sejalan dengan visi IPB dalam mencetak sumber daya manusia yang berorientasi pada kewirausahaan.
âIPB punya visi untuk menjadi Technosocial Entrepreneur University. Kami ingin menghasilkan sumber daya manusia unggul yang berorientasi pada kewirausahaan, dan program Campuspreneur ini sangat sinergis,â ujar dia.
Mahasiswa Sekolah Bisnis IPB University, Febridha Putri Jusson, mengaku tertarik mengikuti Program Campuspreneur. Menurut dia, program tersebut menjadi langkah awal yang baik untuk memahami dunia usaha dan ekspor.
âSaya merasa program ini sangat relevan dan menjadi langkah awal yang baik. Saya berharap, Campuspreneur dapat terus berlanjut karena bisa menjadi cikal bakal untuk kita mengetahui tentang dunia usaha,â kata Febridha. ils/I-1
- IPB University
- Mendag Budi Santoso
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
TNI Masuk Kampung di Puncak Jaya, Warga Malah Sambut dengan Haru, Ada Apa?
-
Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Jakarta dengan Tarif Rp1
-
Tak Berizin, KKP Hentikan Sementara Operasional Resor Milik WNA di Pulau Maratua Kaltim
-
Surat Rekomendasi Pembelian BBM Subsidi Permudah Nelayan Teluk Bayur Melaut
-
Lonjakan Pemudik Diprediksi 7,85 Juta Kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera Saat Lebaran 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.