Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sasar Putaran Uang UMKM, Menko Pangan Zulhas Buka-Bukaan Soal Efek Demam Piala Dunia 2026

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 02:25 WIB | Oleh:
Sasar Putaran Uang UMKM, Menko Pangan Zulhas Buka-Bukaan Soal Efek Demam Piala Dunia 2026 Doc: ANTARA/Hendri Sukma Indrawan
Ket. Menko Pangan Zulkifli Hasan saat membuka acara Semarak Bola Gembira TVRI sambut Piala Dunia 2026 di Jakarta pada Kamis (11/6).

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa perhelatan turnamen sepak bola Piala Dunia 2026 memiliki kekuatan besar untuk menyatukan elemen masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Hal ini disampaikan Zulhas saat membuka acara kemeriahan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bertajuk "Semarak Bola Gembira" yang digelar oleh TVRI di Senayan, Jakarta, Kamis malam.

"Bola ini akan menyatukan kita. Mudah-mudahan kalau bola, biasanya kita tidak lihat latar belakang, kita bersatu," ujar Zulhas kepada awak media.

Dia berharap, turnamen yang akan berlangsung selama satu bulan penuh ini dapat mempererat kebersamaan dan menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.

"Mudah-mudahan ini selama satu bulan ini mempererat kebersamaan kita. Kalau Piala Dunia, enggak usah disuruh, tambah hari tambah banyak yang nonton. Insyaallah sebulan akan jauh lebih aman," tambahnya.

Selain sebagai sarana pemersatu bangsa, Zulhas juga menyoroti dampak positif turnamen ini terhadap sektor ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para pelaku UMKM.

Menurutnya, euforia masyarakat yang tinggi dalam menggelar atau menghadiri acara nonton bareng akan menciptakan perputaran uang yang masif di tingkat bawah.

"Ini (Piala Dunia) akan memberikan dampak ekonomi terutama UMKM yang luar biasa," kata Menko Pangan.

Terakhir, Zulhas mengingatkan bahwa demam Piala Dunia ini juga harus menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga.

"Ini akan memberikan kesadaran bahwa olahraga itu penting dan sehat, tidak bisa diwakili," katanya.

Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Laga pembukaan antara tuan rumah, Meksiko melawan Afrika Selatan baru dimulai Jumat dini hari pukul 02.00 WIB.

Piala Dunia kali ini menggunakan format 48 negara dengan total 104 pertandingan di 16 stadion Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.