Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengguna Bus Transjabodetabek Harap Tarif Tetap Terjangkau

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 12:20 WIB | Oleh:
Pengguna Bus Transjabodetabek Harap Tarif Tetap Terjangkau Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Bus Transjakarta koridor 1 Blok M-Kota melintas di kawasan Bundaran HI, Jakarta.

JAKARTA - Sejumlah pengguna Transjabodetabek berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat bersinergi demi menjaga tarif layanan transportasi umum tersebut tetap terjangkau bagi masyarakat.

"Kalau bisa sih enggak naik, ya. Soalnya transportasi paling murah," kata salah seorang pengguna Transjabodetabek, Anggi (33) di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis.

Dia pun mengaku khawatir apabila tarif layanan yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga itu mengalami kenaikan ke depannya.

Selama ini, dia mengaku cukup sering menggunakan layanan Transjakarta untuk mendukung mobilitas sehari-hari.

Menurut dia, kenaikan tarif akan menambah beban pengeluaran masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada transportasi umum untuk bekerja maupun beraktivitas.

"Yang dikhawatirkan, ya, jadi nambah uang transportasi saja sih," ujar Anggi.

Untuk itu, dia mendukung adanya kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Jawa Barat dalam pengelolaan layanan Transjabodetabek, mengingat transportasi umum masih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat yang beraktivitas lintas wilayah.

"Setuju, sih, ada kerja sama, karena transportasi masih agak susah," tutur Anggi.

Senada dengan Anggi, pengguna Transjabodetabek lainnya, Heri Sumarsono juga berharap tarif layanan tersebut tetap dipertahankan agar tidak memberatkan masyarakat, khususnya penumpang yang tidak menerima subsidi tarif.

"Walaupun saya lansia, saya enggak setuju kalau tarif naik. Kasihan yang usianya di bawah 50 tahun karena mereka masih bayar biasa," ungkap Heri.

Heri yang saat ini menikmati fasilitas tarif gratis bagi lansia itu pun menilai tarif transportasi publik harus tetap terjangkau untuk mendukung mobilitas masyarakat dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Oleh sebab itu, dia berharap agar pemerintah dapat terus memberikan subsidi dan menjaga tarif tetap stabil di tengah berbagai tantangan pembiayaan transportasi publik.

"Saya harap tetap flat, kasihan yang lain," tegas Heri.

Transjabodetabek merupakan salah satu moda transportasi yang menghubungkan Jakarta dengan sejumlah wilayah penyangga, termasuk Jawa Barat, sehingga kerja sama antardaerah dinilai penting untuk menjamin keberlanjutan layanan dan keterjangkauan tarif bagi pengguna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.