Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dubes RI Cecep Herawan Ungkap Fokus Kerja Sama Energi dan AI dengan Korea Selatan

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 02:35 WIB | Oleh:
Dubes RI Cecep Herawan Ungkap Fokus Kerja Sama Energi dan AI dengan Korea Selatan Doc: ANTARA/Kuntum Riswan
Ket. Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Korea Selatan Cecep Herawan berbicara dalam acara Indonesian Next-Generation Journalist Network’ di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul, Korea Selatan, Selasa (9/6).

SEOUL - Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Korea Selatan Cecep Herawan menilai bahwa sektor energi, kecerdasan buatan (AI) dan teknologi terdepan, serta pengembangan sumber daya manusia menjadi fokus kerja sama di masa depan dengan Korea Selatan.

Dubes Cecep menyampaikan bahwa ketegangan di Selat Hormuz yang mengancam stok minyak dunia, menjadi sebuah pengingat untuk kembali meninjau kerja sama energi, termasuk dengan Korea Selatan yang menurutnya cukup hebat dalam mengembangkan energi baru dan terbarukan.

“Kita melihat sektor energi adalah sektor yang menjadi fokus yang perlu kita terus kembangan untuk bekerja sama,@ katanya pada acara ‘Indonesian Next-Generation Journalist Network’ yang diselenggarakan oleh Korea Foundation dan Foreign Policy Community of Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul, Korea Selatan, Selasa.

Terkait kecerdasan buatan, Dubes Cecep menjelaskan bahwa Presiden Korea Selatan Lee Jae-Myung mempunyai program yang sangat kuat untuk mengembangkan Korea sebagai kekuatan AI nomor 3 di dunia, setelah Amerika Serikat dan China.

Menurut diplomat itu, Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk bisa mengejar pengembangan AI, baik dari sisi tata kelola maupun dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM).

Sedangkan di sisi teknologi, dirinya menyoroti pengembangan teknologi nuklir yang telah dibangun Korea Selatan di Uni Emirat Arab, dan sedang mengembangkan advanced small modular reactor nuklir yang memiliki kapasitas kecil dan bisa dipindahkan dari tempat ke tempat lain.

Adapun di bidang pengembangan SDM, Dubes Cecep menyampaikan bahwa Korea Selatan bersama Badan Riset Nasional Indonesia (BRIN) tengah mengembangkan high performance computing di Indonesia sebagai infrastruktur dasar bagi pengembangan dan pelatihan SDM.

Menurutnya, kondisi Indonesia yang memiliki bonus demografi besar harus dimanfaatkan dengan peningkatan pendidikan dan keterampilan generasi muda.

“Saya meyakini semua, bahwa apabila ketika berbagai strategi, energi, AI, dan pendidikan ini bisa diperkuat, maka hubungan Indonesia dan Korea ini tidak hanya akan semakin strategis, tetapi juga semakin relevan bagi kita untuk menjawab tantangan global,” kata Dubes Cecep.

Adapun Korea Selatan merupakan merupakan mitra dagang terbesar ke-7 Indonesia. Volume perdagangan Indonesia dan Korea Selatan pada 2025 mencapai 18 miliar dolar AS dengan Indonesia surplus sebanyak 25 persen.

Hubungan kedua negara juga telah meningkat menjadi Special Comprehensive Strategic Partnership yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Lee Jae-Myung pada April 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Prancis Terguncang Kerugian...
Luar Negeri
Afghanistan-Pakistan Terlib...
Luar Negeri
Mesir Siap Pasang Badan Ban...
Nasional
Mendagri Serahkan Jabatan K...
Ekonomi
IHSG Anjlok 4,31 Persen Usa...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.