Profil Timnas Republik Demokratik Kongo: Kembalinya Sang Macan Tutul Afrika ke Panggung Dunia

Selasa, 09 Jun 2026, 06:10 WIB

Lima puluh dua tahun setelah penampilan terakhir mereka di Piala Dunia, tim nasional Republik Demokratik Kongo akhirnya kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia. Negara yang sebelumnya tampil dengan nama Zaire pada Piala Dunia 1974 itu kini datang dengan identitas baru, generasi baru, dan ambisi baru. Bagi jutaan pendukung Les Léopards, lolos ke Piala Dunia 2026 bukan sekadar prestasi olahraga, melainkan simbol kebangkitan sepak bola nasional setelah puluhan tahun menanti kesempatan kedua.

Perjalanan menuju Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tidaklah mudah. Republik Demokratik Kongo harus melewati jalur yang panjang dan penuh tekanan. Mereka berhasil menyingkirkan sejumlah kekuatan besar Afrika sebelum memastikan tiket ke putaran final melalui babak play-off. Keberhasilan tersebut menjadi bukti kemajuan pesat yang dicapai tim sejak ditangani pelatih asal Prancis, Sébastien Desabre.

Ket. Foto: Timnas Republik Demokratik Kongo. — Sumber: AFP

Desabre berhasil membangun tim yang solid dengan memanfaatkan banyak pemain keturunan Kongo yang berkembang di liga-liga Eropa. Hasilnya adalah skuad yang memiliki perpaduan kekuatan fisik khas Afrika dan pengalaman bermain di level tertinggi Eropa. Tidak mengherankan jika banyak pengamat menilai Republik Demokratik Kongo sebagai salah satu tim nonunggulan yang berpotensi menghadirkan kejutan pada turnamen ini.

Kekuatan terbesar Les Léopards terletak pada organisasi permainan dan disiplin kolektif. Di lini belakang, kapten tim Chancel Mbemba menjadi sosok sentral berkat pengalaman internasional yang dimilikinya. Bek veteran tersebut merupakan pemegang rekor penampilan terbanyak untuk tim nasional dan menjadi pemimpin yang dihormati di ruang ganti.

Di sektor sayap, kehadiran Aaron Wan-Bissaka menambah kualitas pertahanan sekaligus serangan. Mantan pemain tim nasional junior Inggris itu resmi memperkuat Republik Demokratik Kongo dan menjadi salah satu nama paling menonjol dalam skuad.

Sementara itu, lini depan menjadi area yang paling menjanjikan. Penyerang Yoane Wissa datang ke Piala Dunia sebagai bintang utama tim setelah tampil impresif di Liga Inggris. Didukung oleh Cédric Bakambu, Simon Banza, dan Fiston Mayele, Les Léopards memiliki lini serang yang cukup berbahaya untuk mengancam pertahanan lawan.

Tergabung di Grup K bersama Portugal, Kolombia, dan Uzbekistan, Republik Demokratik Kongo menghadapi tantangan berat. Namun status sebagai tim nonunggulan justru dapat menjadi keuntungan karena mereka bermain tanpa tekanan besar dibandingkan lawan-lawannya.

"Perjalanannya tidak mudah, tetapi kami menunjukkan ketangguhan untuk mencapai tujuan kami. Kami bangga bisa tampil di Piala Dunia dan memiliki tanggung jawab besar untuk menunjukkan citra terbaik Republik Demokratik Kongo," ujar Sébastien Desabre.

Pelatih itu juga memberikan pesan khusus kepada para pendukung yang setia mengikuti perjalanan tim selama kualifikasi.

"Kami akan memberikan segalanya untuk membuat rakyat Kongo bangga dan menunjukkan kualitas sepak bola kami kepada dunia."

Kehadiran banyak pemain yang berkarier di liga-liga top Eropa membuat Republik Demokratik Kongo tidak lagi dipandang sebagai peserta pelengkap. Mereka mungkin tidak masuk dalam daftar favorit juara, tetapi kemampuan bertahan yang solid, transisi cepat, dan semangat juang tinggi menjadikan Les Léopards salah satu tim yang patut diwaspadai. Jika mampu mencuri poin dari Portugal atau Kolombia dan mengalahkan Uzbekistan, mimpi menembus babak gugur bukanlah sesuatu yang mustahil.

Daftar Pemain timnas Republik Demokratik Kongo Piala Dunia 2026

Kiper: Lionel Mpasi (Le Havre), Timothy Fayulu (FC Noah), Matthieu Epolo (Standard Liège).

Bek: Chancel Mbemba (Lille), Aaron Wan-Bissaka (West Ham United), Axel Tuanzebe (Burnley), Arthur Masuaku (Lens), Joris Kayembe (Genk), Gédéon Kalulu (Aris Limassol), Steve Kapuadi (Widzew Łódź), Dylan Batubinsika (AEL Limassol).

Gelandang: Noah Sadiki (Sunderland), Charles Pickel (Espanyol), Edo Kayembe (Watford), Samuel Moutoussamy (Atromitos), Ngal'ayel Mukau (Lille), Nathanaël Mbuku (Montpellier), Brian Cipenga (Castellón), Meschack Elia (Alanyaspor), Gaël Kakuta (AEL Limassol), Théo Bongonda (Spartak Moscow).

Penyerang: Yoane Wissa (Newcastle United), Cédric Bakambu (Real Betis), Simon Banza (Al Jazira), Fiston Mayele (Pyramids FC).

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra, Berbagai Sumber

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.