Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Anjlok? Ini Cara Atur Duit Anda Biar Nggak Tekor!

📅 Senin, 08 Jun 2026, 17:12 WIB | Oleh:
Rupiah Anjlok? Ini Cara Atur Duit Anda Biar Nggak Tekor! Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ket. Menghitung uang rupiah.

JAKARTA - Perencana keuangan Rista Zwestika CFP, WMI dari platform edukasi dan layanan konsultasi keuangan Finante.id menyampaikan pentingnya pengaturan pengeluaran berdasarkan prioritas pada masa nilai tukar rupiah melemah.

Penurunan nilai tukar rupiah berpotensi menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa, karenanya penting untuk mengelola keuangan secara cermat agar kebutuhan utama keluarga bisa tetap terpenuhi.

"Dalam kondisi nilai tukar rupiah melemah dan berpotensi mendorong kenaikan harga sejumlah kebutuhan, masyarakat perlu lebih disiplin dalam mengatur prioritas pengeluaran," kata Rista saat dihubungi wartawan pada Senin (8/6).

​​​​​​​Rista menyampaikan pentingnya penetapan prioritas pengeluaran dan penyiapan cadangan dana ​​​​​​​guna mengamankan kondisi keuangan keluarga semasa kondisi ekonomi kurang baik. 

Ia mengatakan bahwa pos pertama yang harus dijaga adalah pos pengeluaran untuk pemenuhan kebutuhan pokok, yang mencakup makanan, transportasi, pendidikan, kesehatan, dan pembayaran tagihan rutin rumah tangga.

Menurut dia, pengalokasian dana untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan pembayaran tagihan rutin rumah tangga mesti diprioritaskan.

Mereka yang memiliki utang atau kewajiban membayar cicilan, ia mengatakan, sebaiknya berusaha membayar tepat waktu untuk menghindari tambahan beban berupa bunga maupun denda.

Rista juga menyarankan pengalokasian dana darurat sebagai bantalan keuangan untuk menghadapi risiko yang tidak terduga seperti penurunan pendapatan, kehilangan pekerjaan, dan pemenuhan kebutuhan mendesak.

Selain itu, dia mengemukakan perlunya mengevaluasi kembali pengeluaran untuk keperluan konsumtif dan keperluan yang tidak mendesak ketika kondisi perekonomian sedang kurang baik.

"Pengeluaran yang bersifat konsumtif atau tidak mendesak sebaiknya dievaluasi kembali hingga kondisi lebih stabil," ujarnya.

Menurut dia, evaluasi pengeluaran diperlukan untuk menjaga keseimbangan anggaran keuangan rumah tangga dan mencegah tekanan keuangan yang lebih besar di kemudian hari.

Kendalikan Pengeluaran

Di acara yang sama perencana keuangan Rista Zwestika CFP, WMI juga membagikan cara membedakan kebutuhan dengan keinginan guna mengendalikan pengeluaran demi menjaga keamanan kondisi keuangan.

Perencana keuangan dari penyedia layanan edukasi dan konsultasi keuangan Finante.id itu mengatakan, cara sederhana yang bisa dilakukan untuk membedakan kebutuhan dengan keinginan adalah mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri sebelum memutuskan untuk membeli sesuatu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Perjanjian Keamanan Arktika...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.