Ratusan Pelari Finis di Bawah 45 Menit di Ajang Perdana Suroboyo 10K

Minggu, 07 Jun 2026, 17:32 WIB

SURABAYA - Sekitar 400 pelari dari total 2.750 peserta lomba lari "Suroboyo 10K" mencapai garis finis dengan catatan waktu di bawah 45 menit dalam ajang yang baru pertama kali diadakan di Surabaya itu.

"Lintasan pelari cukup steril karena jalanan Kota Surabaya cukup lebar sehingga dapat leluasa berbagi ruang dengan pengendara atau pengguna jalan lainnya," kata Ketua Komisi Road Race Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Satyo Haryo Wibisono kepada wartawan di Surabaya, Minggu (7/6).

Ket. Foto: Sejumlah pelari memasuki garis finish pada gelaran perdana Suroboyo 10K di Surabaya, Minggu (7/6). — Sumber: ANTARA/Hanif Nashrullah

Satyo menilai tingkat sterilisasi lintasan pelari dalam ajang ini yang mencapai 95 persen, menjadi salah satu faktor lebih yang membuat 400 atlet mencatat waktu di bawah 45 menit.  

"Mudah-mudahan berita ini terdengar ke seluruh pelari bukan hanya di Indonesia tapi juga luar negeri. Menunjukkan bahwa di Surabaya ada trek 10 kilometer yang bisa cepat," kata dia. 

Satyo optimistis pada tahun-tahun berikutnya ajang ini diikuti banyak pelari mancanegara demi meningkatkan catatan waktu mereka.   

PB PASI merekomendasikan lomba lari ini menjadi agenda rutin tahunan dan meyakini jika dikelola dengan serius bisa menjadi ikon lomba lari jarak jauh di Kota Pahlawan yang  mendatangkan banyak wisatawan.

Pelari nasional yang meraih medali perunggu lari 10 kilometer putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, Nefriana Afriance Daik,  menorehkan waktu tercepat dengan 35 menit 40 detik.

"Lintasannya memang steril. Kami sama sekali tidak terganggu untuk berpacu agar bisa naik ke podium," kata pelari asal Kalimantan Timur itu. 

Atlet berusia 23 tahun ini menilai faktor lain yang mendorongnya mencatat personal best dalam ajang ini adalah cuaca Kota Surabaya.

"Saya rasa tadi pagi cuaca Kota Surabaya sangat mendukung untuk berlari. Selain itu mungkin juga ditunjang oleh porsi latihan teratur yang telah saya jalani," kata Nefriana. Ant

  • Lomba Lari

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Uji Coba Lawan Persita Jadi Pelajaran Berharga, PSS Sleman Siap Berbenah!

Ambulans Terbang Segera Terwujud? BRIN Matangkan Ekosistem Pesawat N219

Bikin Kaget! Kenapa Bupati Aceh Barat Larang Lomba Panjat Pinang Saat HUT ke-81 RI?

Shayne Pattynama Kembali ke Persija Jakarta, Begini Reaksi Bahagianya

Tak Tinggal Diam, TNI AU Gerak Cepat! 13 Ton Bantuan Dikirim untuk Korban Gempa NTT

Taman Safari Kembali Gelar Kompetisi Fotografi dan Video Satwa IAPVC, Tahun Ini Ada Dua Kategori Baru!

Duka Gempa NTT Sampai ke Amerika, Kedubes AS Sampaikan Belasungkawa

Mau Naik Kereta Murah? KAI Daop 2 Siapkan 4.040 Kursi dalam Promo 17 Agustus

Bikin Geger! Polda Jatim Selidiki Motif Pria di Balik Pelemparan Bom Molotov

Mimpi yang Jadi Nyata! Perjuangan Paskibraka Nasional 2026 hingga Berdiri di Istana

Antusias Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Rela Berburu Undangan hingga Siapkan Baju

500 Pendaki Tim Ekspedisi 81 akan Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno

Meriahkan HUT RI, Kemenbud Gelar Cultural Fair Day, Sajikan Ragam Produk dan Karya Budaya

Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok

Pascagempa M6,4 di Simalungun, KAI Divre Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman

Setu Babakan Adakan Pameran Temporer Tahunan, Hidupkan Mainan Tradisional Betawi

Polisi Gerebek Kasino di Batam, 197 Orang Ditangkap

73 Paskibraka Sulsel Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI.

Dua Pos Lantas Surabaya Diduga Dilempar Molotov, Polisi Amankan Seorang Pria.

Bantuan Sembako Presiden Prabowo Tiba di Maumere untuk Warga Terdampak Gempa.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.