Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Bur Ni Telong Dianggap Lebih Aman untuk Pendakian

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 16:35 WIB | Oleh:
Gunung Bur Ni Telong Dianggap Lebih Aman untuk Pendakian Doc: istimewa
Ket. Gunung Bur Ni Telong

JAKARTA -- Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkecil radius zona rekomendasi aman bagi masyarakat dan pendaki di sekitar kawah aktif Gunung Bur Ni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Plt Kepala Badan Geologi, Lana Saria di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa keputusan penurunan radius bahaya tersebut diambil setelah mengevaluasi tren penurunan aktivitas kegempaan vulkanik dalam kurun waktu setengah bulan terakhir dari gunung api setinggi 2.624 meter di atas permukaan laut (dpl) tersebut.

"Tingkat aktivitas Gunung Bur Ni Telong masih ditetapkan pada Level II /Waspada, namun dengan radius bahaya yang diperkecil," kata dia.

Lana menjabarkan melalui rekomendasi terbaru per 1 Juni 2026, masyarakat maupun wisatawan dilarang mendekati area kawah aktif dalam radius dua kilometer, lebih rendah dari ketentuan sebelumnya yang mencapai tiga kilometer.

Berdasarkan rekaman instrumental, penurunan jarak aman ini didorong oleh merosotnya intensitas gempa vulkanik-dalam (VA) dari yang semula rata-rata enam kejadian per hari menjadi hanya tiga kejadian per hari sejak pertengahan Mei 2026.

Kendati demikian, otoritas geologi menegaskan potensi ancaman sekunder masih tetap ada, berupa erupsi freatik mendadak tanpa gejala kegempaan, serta pelepasan gas-gas vulkanik beracun di sekitar area tembusan solfatara dan fumarol.

Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di dekat rekahan fumarol saat cuaca mendung atau hujan, karena ketiadaan angin dan kelembapan tinggi dapat memicu akumulasi konsentrasi gas berbahaya yang melampaui ambang batas aman.

Hingga saat ini, pemantauan intensif berkala terus dilakukan melalui Pos Pengamatan Gunung Api Bur Ni Telong di Desa Serule Kayu, Kecamatan Bukit, Aceh guna mengantisipasi fluktuasi pasokan magma ataupun potensi gempa terasa di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

22 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.