Menekraf: Landasan Nilai Pancasila Dapat Perkuat Ekosistem Ekraf

Selasa, 02 Jun 2026, 17:14 WIB

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kearifan lokal.

"Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan panduan moral dan arah pembangunan bangsa, termasuk dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif," kata Menekraf Riefky dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (2/6).

Ket. Foto: Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (tengah), Anggota DPRD Kabupaten Karo Endamia Kaban (kanan) dan Videografer Amsal Christy Sitepu (kiri) menyampaikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Jakarta, Kamis (2/4). — Sumber: ANTARA/Putra M. Akbar

Dia menekankan semangat gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap keragaman budaya menjadi fondasi penting bagi para pelaku kreatif untuk terus berinovasi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Saat ini, ekonomi kreatif merupakan pilar strategis dalam penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan ekspor nonmigas dan investasi. Oleh karena itu, momentum Hari Lahir Pancasila dinilai relevan untuk memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai sektor yang tumbuh dari kekayaan budaya dan tradisi Nusantara.

"Dengan semangat Pancasila, mari kita bangun ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang mencerminkan jati diri bangsa,” tambah Menteri Ekraf Riefky.

Ekonomi kreatif juga dinilai memiliki peran penting dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila. Selain membuka kesempatan usaha yang lebih merata bagi masyarakat, berbagai subsektor ekonomi kreatif seperti kriya, kuliner, fesyen, dan seni pertunjukan juga menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus penguat persatuan dalam keberagaman Indonesia.

Menekraf Teuku Riefky Harsya, menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipimpin Presiden RI, Prabowo Subianto di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di Jakarta, Senin (1/6). Dalam amanatnya, Presiden menegaskan bahwa Pancasila merupakan konsensus nasional yang lahir dari sejarah dan budaya untuk mempersatukan keberagaman bangsa.

Presiden juga menekankan komitmen pemerintah dalam mentransformasi ekonomi nasional agar berlandaskan nilai-nilai Pancasila, dengan memastikan pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang adil dan berpihak pada kesejahteraan. Menurut Presiden, Ekonomi Pancasila tidak hanya mengenai statistik, melainkan tentang kemanusiaan, kemandirian, dan keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia. Ant

  • 1 Juni Hari Lahir Pancasila

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.