Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mathew Baker Dapat Mentor Kevin Diks di Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Strategi Percepat Bintang Muda Garuda

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 05:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mathew Baker Dapat Mentor Kevin Diks di Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Strategi Percepat Bintang Muda Garuda Doc: Antara
Ket. Pelatih timnas Indonesia John Herdman saat menemui awak media setelah memimpin latihan timnya di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (1/6).

Jakarta - Pelatih timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan Mathew Baker mendapatkan mentor dari Kevin Diks selama bersama timnas senior.

Hal in dikatakan Herdman setelah Baker yang masih berusia 17 tahun masuk di skuad senior Indonesia untuk pertama kalinya menjelang FIFA Match Day melawan Oman pada Jumat (5/6) dan Mozambik pada Selasa (9/6) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

"Kevin Diks menjadi mentornya pekan ini, sehingga dia bisa belajar dari pemain Bundesliga yang memiliki pengalaman internasional," kata Herdman ketika ditemui awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (1/6).

Menurut Herdman, Diks merupakan mentor yang tepat untuk Baker setelah keduanya sama-sama sebagai pemain bertahan. Ia menambahkan, pengalaman Diks bermain di Liga Jerman musim ini bersama Borussia Moenchengladbach juga menjadi nilai plus untuk perkembangan Baker ke depannya.

Pada musim ini, di musim perdananya di Jerman, Diks tampil 30 kali dengan koleksi lima gol, masing-masing ke gawang FC Koln, Heidenheim, Augsburg, Union Berlin, dan Hoffenheim. Kontribusi golnya mengantarkan Moenchengladbach finis peringkat 12 dengan 38 poin.

"Bagi Mathew, ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Ketika dia melihat intensitas latihan di sini, dia bisa membawa standar itu ke lingkungan tim muda dan menciptakan standar baru di sana," kata Herdman.

"Tugas pertamanya adalah mencapai standar yang ada di sini. Dia tidak terlihat canggung. Awalnya bagus, sikapnya luar biasa. Namun dia masih muda dan masih memiliki perjalanan yang panjang," kata dia.

Sementara itu, soal tujuan memasukkan Baker di dalam skuadnya, Herdman menjelaskan hal itu karena "acceleration strategy", sebuah cara yang disebutnya dapat mempercepat perkembangan talenta muda.

Semakin muda seorang pemain memulai karier internasionalnya, kata Herdman, akan semakin besar peluang pemain tersebut naik level. Dalam hal ini, ia mencontohkan Jonathan David dan Liam Millar, yang ia beri debut bermain untuk timnas senior Kanada di usia 18 tahun.

Saat debut bersama Kanada pada September 2018, David masih membela KAA Gent. Sejak itu kariernya berkembang pesat, termasuk juara Liga Prancis dan Piala Super Prancis bersama Lille, dan kemudian kini membela raksasa Italia Juventus. Di Kanada, David juga sudah memiliki 79 caps dengan catatan 39 gol.

Begitu juga dengan Millar. Sejak debutnya untuk Kanada pada Maret 2018, saat masih bermain untuk tim muda Liverpool, kariernya juga sangat berkembang.

Ia yang kini memiliki 39 caps dengan satu gol untuk Kanada, baru saja mengantarkan timnya Hull City promosi ke Liga Inggris berkat 38 penampilannya yang diakhiri tiga gol dan lima assist.

"Saya pernah menyebut Jonathan David dan Liam Millar di Kanada. Mereka adalah pemain muda akademi yang diberi kesempatan di tim nasional, lalu berkembang hingga bermain di klub-klub besar dan momen-momen besar," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.