Konate Tinggalkan Liverpool Secara Bebas Transfer, Akhiri Kebersamaan Lima Tahun di Anfield

Selasa, 02 Jun 2026, 06:30 WIB

LIVERPOOL – Bek tim nasional Prancis, Ibrahima Konaté, dipastikan akan meninggalkan Liverpool ketika kontraknya berakhir bulan depan setelah kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan mengenai kontrak baru.

Kepastian tersebut diumumkan Liverpool melalui pernyataan resmi pada hari Senin (1/6). Padahal, bulan lalu Konate masih menyatakan optimisme bahwa negosiasi kontrak baru akan berujung kesepakatan.

Ket. Foto: Ibrahima Konate. — Sumber: AFP

Namun, pembicaraan tidak menghasilkan terobosan sehingga bek berusia 27 tahun itu akan meninggalkan Anfield dengan status bebas transfer. Ia menjadi pemain bintang ketiga yang hengkang secara gratis dari Liverpool musim ini setelah Mohamed Salah dan Andy Robertson.

“Liverpool FC dapat mengonfirmasi bahwa Ibrahima Konate akan meninggalkan klub setelah kontraknya berakhir musim panas ini,” tulis klub dalam pernyataan resminya.

“Konate pergi dengan rasa terima kasih dan penghargaan atas kontribusi yang telah diberikannya. Semua orang di klub mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.”

Konate bergabung dengan Liverpool pada 2021 dan berkembang menjadi salah satu bek andalan klub. Ia memainkan peran penting dalam keberhasilan The Reds menjuarai Premier League musim 2024-2025 serta membantu klub meraih dua trofi Piala Liga Inggris dan satu gelar Piala FA.

Meski demikian, performanya mengalami penurunan pada awal musim ini ketika Liverpool menjalani kampanye yang sulit. Tim Merseyside tersebut gagal mempertahankan gelar liga dan hanya finis di posisi kelima klasemen akhir.

Musim ini juga menjadi periode yang berat secara pribadi bagi Konate. Sang ayah meninggal dunia pada awal tahun, sementara Liverpool juga dilanda duka setelah wafatnya penyerang Portugal Diogo Jota dalam kecelakaan mobil.

“Merupakan sebuah kehormatan bisa mewakili klub ini. Kami telah melalui begitu banyak momen luar biasa bersama, suka dan duka, trofi, tantangan, persahabatan seumur hidup, serta momen-momen menyakitkan yang akan selalu kami kenang, dan tidak ada yang lebih menyakitkan daripada kehilangan saudara kami, Diogo,” ujar Konate dalam pesan perpisahannya.

“Kehilangan ayah saya tahun ini adalah salah satu periode tersulit dalam hidup saya. Namun bahkan dalam masa-masa sulit itu, komitmen saya terhadap klub ini tidak pernah berubah. Saya selalu memberikan segalanya untuk lambang di dada ini.”

Masa depan Konate kini menjadi sorotan. Bek kelahiran Paris itu disebut-sebut berpeluang bergabung dengan juara Eropa, Paris Saint-Germain, yang dikabarkan tertarik memboyongnya secara gratis.

Kepergian Konate juga berpotensi memaksa Liverpool kembali aktif di bursa transfer untuk memperkuat lini belakang. Meski sudah mendatangkan Jérémy Jacquet dari Stade Rennais dengan nilai transfer sekitar 60 juta pound sterling, kedalaman skuad di sektor pertahanan masih menjadi perhatian.

Situasi ini menambah daftar tantangan yang harus dihadapi Liverpool menjelang musim baru setelah klub sebelumnya juga berpisah dengan pelatih Arne Slot, yang diberhentikan usai gagal membawa tim bersaing dalam perebutan gelar dan tertinggal 25 poin dari juara liga, Arsenal.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.