Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seluruh Jamaah Haji Indonesia Telah Meninggalkan Mina

📅 Sabtu, 30 Mei 2026, 22:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Seluruh Jamaah Haji Indonesia Telah Meninggalkan Mina Doc: Antara
Ket. Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak (tiga dari kiri) melambaikan tangan saat melepas jamaah haji Indonesia yang meninggalkan Mina dan akan kembali ke tempat penginapannya di Makkah, Sabtu

Makkah - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) telah tuntas dan seluruh jamaah haji Indonesia yang mengambil nafar tsani telah meninggalkan Mina.

Hal tersebut disampaikan Wamenhaj saat meninjau langsung proses akhir pergerakan jamaah haji Indonesia di Mina, Makkah, pada Sabtu, yang bertepatan dengan 13 Dzulhijjah 1447 H.

“Hari ini adalah keberangkatan jamaah haji yang melakukan nafar tsani. Ini merupakan rombongan terakhir, setelah kemarin jamaah nafar awal juga telah diberangkatkan. Artinya, seluruh jamaah kita yang telah menyelesaikan lontar jumrah, baik nafar awal maupun nafar tsani, sudah tuntas,” katanya.

Wamenhaj menegaskan, per pukul 15.00 Waktu Arab Saudi (WAS), seluruh jamaah haji Indonesia sudah meninggalkan Mina. Seluruh tenda jamaah haji Indonesia di Mina juga sudah kosong dan tidak ada lagi jamaah yang tertinggal.

Menurut Wamenhaj, secara umum fase Armuzna tahun ini telah dilalui dengan baik. Ia menyebut terdapat sejumlah kemajuan layanan dan perubahan tata kelola yang cukup signifikan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Meski demikian, Wamenhaj mengakui masih terdapat sejumlah catatan penting yang harus menjadi bahan evaluasi Kementerian Haji dan Umrah, terutama terkait pelayanan di tenda Arafah dan Mina, serta tata kelola mabit di Muzdalifah melalui skema murur.

“Catatan-catatan dari berbagai pihak kami terima dengan baik. Terkait pelayanan di tenda Mina, tenda Arafah, juga tata kelola mabit di Muzdalifah maupun murur, tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami,” kata Wamenhaj.

Atas nama Kemenhaj, Dahnil juga menyampaikan permohonan maaf kepada jamaah haji Indonesia apabila selama fase puncak Armuzna masih terdapat kekurangan, kekhilafan, maupun pelayanan yang belum sepenuhnya sesuai harapan.

“Kami atas nama Kementerian Haji dan Umrah memohon maaf. Selama puncak Armuzna tentu ada beberapa catatan, ada beberapa kesalahan, ada beberapa kekhilafan. Semua kekurangan itu menjadi tanggung jawab kami,” ujar Dahnil.

Wamenhaj juga menyampaikan apresiasi kepada jamaah haji Indonesia yang telah mengikuti arahan dengan tertib selama berada di Mina, serta kepada seluruh petugas yang telah mendedikasikan diri dalam melayani jamaah.

“Sekali lagi, terima kasih untuk jamaah yang sudah sangat tertib. Terima kasih juga kepada seluruh petugas yang mendedikasikan dirinya di Mina. Mudah-mudahan semua upaya kita diridai oleh Allah SWT,” kata Wamenhaj.

Dahnil menambahkan, setelah fase Armuzna selesai, penyelenggaraan ibadah haji akan memasuki fase pemulangan jamaah ke Tanah Air.

Pada fase ini, ia meminta seluruh petugas tetap bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga pelayanan di hotel-hotel jamaah, serta tetap mengedepankan sikap simpatik dan empatik.

“Setelah ini kita memasuki fase pemulangan. Kami meminta seluruh petugas untuk tetap bertugas sepenuh hati, penuh dedikasi, tetap responsif di hotel-hotel, serta tetap simpatik dan empatik kepada jamaah,” ujar Dahnil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Jeda Internasional Dimanfaatkan PSIM untuk Berbenah Diri

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

26 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...

Antikorupsi Diedukasikan kepada para Aparatur Desa Bogor

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...

Mbappe Terus Tunjukkan Keyakinan Raih Ballon d'Or 2026

46 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Mbappe Terus Tunjukkan Keya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.