Budidaya Ikan Air Tawar di Jayawijaya

Kamis, 28 Mei 2026, 23:27 WIB

Wamena - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Perikanan memiliki 15 binaan kelompok perikanan air tawar aktif di daerah setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Jayawijaya Yusup Wetipo di Wamena, Kamis, mengatakan pembinaan terhadap 15 kelompok tersebut terus berjalan secara optimal.

Ket. Foto: Ilustrasi budidaya ikan air tawar. — Sumber: Antara

“Kami terus bergerak memastikan program pemerintah berjalan konsisten dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan air tawar ini,” katanya.

Menurut dia, pihaknya juga telah mengusulkan pengembangan untuk 32 kelompok perikanan air tawar tambahan sebagai target program pembinaan selanjutnya.

“Kami fokus memaksimalkan kelompok binaan yang ada saat ini supaya masyarakat terus bersemangat dalam meningkatkan pengelolaan ikan air tawar di Jayawijaya,” ujarnya.

Dia menjelaskan dukungan yang diberikan kepada 15 binaan kelompok perikanan ikan air tawar adalah pakan, bibit ikan, dan waring.

“Untuk pakan ikan yang disiapkan saat ini kurang lebih 1.400 kilogram, nanti pakan-pakan ini akan dibagi rata ke 15 kelompok binaan. Sementara bibit ikan, setiap kelompoknya akan diberikan kurang lebih 250-500 ekor mujair dan mas,” katanya.

Selain pakan dan bibit, Dinas Perikanan juga siap menyalurkan bantuan fasilitas pendukung seperti waring.

“Ketika dibutuhkan mereka akan meminta kepada kami, disesuaikan dengan kebutuhan,” katanya.

Dia menambahkan, program ini sejalan dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, Atenius Murib-Ronny Elopere, yang berkomitmen penuh mendukung pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan sektor perikanan air tawar.

“Kita di sini tidak punya laut tetapi punya kali dan sungai. Maka potensi perikanan air tawar menjadi primadona dalam membantu meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

  • budidaya ikan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.