Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jemaah Diminta Waspadai Situasi Tak Terduga di Puncak Haji

📅 Selasa, 26 Mei 2026, 03:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jemaah Diminta Waspadai Situasi Tak Terduga di Puncak Haji Doc: Antara
Ket. Ketua Timwas Haji 2026 DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (tengah) usai rapat dengan Kementerian Haji dan Umrah di Makkah, Arab Saudi, Minggu (24/5/2026).

JAKARTA - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI meminta semua pihak untuk mewaspadai situasi tidak terduga di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menyambut fase puncak ibadah haji 1447 Hijriah.

Ketua Timwas Haji 2026 DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengingatkan seluruh petugas haji untuk meningkatkan kesiapsiagaan menyusul potensi padatnya jutaan jemaah dari berbagai negara.

“Kita memastikan semua persiapan haji ini sudah selesai dan mudah-mudahan puncaknya nanti di Arafah ini karena hal-hal yang tidak terduga itu pasti saja karena beribu orang, bukan masyarakat kita saja,” kata dia usai rapat dengan Kementerian Haji dan Umrah di Makkah, Minggu (24/5), sebagaimana keterangan diterima di Jakarta, Senin (25/5).

Cucun berharap seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat. “Mudah-mudahan, mohon doanya dari semuanya agar semuanya berjalan lancar, tidak ada suatu hal yang tidak kita inginkan, dan kita berharap semua jemaah haji bisa selamat, dan semuanya diterima amal ibadahnya,” ucapnya.

Timwas Haji DPR mengapresiasi kesiapan petugas yang dinilai semakin profesional dalam melakukan pengecekan fasilitas jamaah, mulai dari kapasitas tenda hingga kelayakan tempat istirahat.

Meski seluruh persiapan haji dinilai telah berjalan baik, Cucun mengingatkan bahwa dinamika di lapangan saat puncak haji tetap harus diantisipasi secara maksimal.

Cucun menjelaskan pengawasan penyelenggaraan haji tahun ini dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap pertama di Madinah telah resmi ditutup.Memasuki tahap pengawasan di Makkah, Timwas Haji DPR tetap mengantongi sejumlah catatan, terutama menyangkut kelayakan fasilitas dan jarak pemondokan jemaah. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.