Polisi Ungkap Peredaran Narkoba Tembakau Sintetis di Klender dan Duren Sawit, Dua Orang Ditangkap

Minggu, 24 Mei 2026, 08:52 WIB

JAKARTA - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkotika jenis tembakau sintetis di dua lokasi berbeda di Jakarta Timur, yaitu kawasan Klender dan Duren Sawit.

Kepala Unit 4 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Indah Hartantiningrum dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu, menjelaskan dalam pengungkapan yang dilakukan pada Selasa (19/5) itu pihaknya mengamankan dua orang tersangka berinisial I (23) dan R (21).

Ket. Foto: Kepala Unit 4 Subdit 1 Kompol Indah Hartantiningrum (Kedua dari kiri) bersama barang bukti yang diamankan dari para tersangka di Jakarta Timur, Selasa (19/5/2026). — Sumber: Polda Metro Jaya

"Adapun barang bukti yang telah berhasil kami amankan yaitu 110 gram tembakau sintetis, kemudian timbangan elektrik, alat spray yang brisikan cairan kimia, plastik klip yang dibungkus siap edar serta identitas dari tersangka," katanya.

Indah menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan penyalahgunaan narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah tersebut.

"Menindaklanjuti laporan itu, tim langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan kedua tersangka," katanya.

Dia mengatakan, tersangka I diamankan di kawasan Jalan Dermaga Raya, Klender, sementara R ditangkap di Jalan Kampung Sumur, Duren Sawit.

Dari hasil penggeledahan, menemukan barang bukti berupa empat bungkus plastik berisi tembakau sintetis dengan berat bruto 110,9 gram yang disimpan di dalam bungkus rokok dan plastik klip.

"Selain itu, turut diamankan sejumlah barang bukti lain berupa satu timbangan digital, satu pack plastik klip bening, lakban, dua puntung sisa pakai, serta dua botol bekas bibit spray tembakau sintetis," ucap Indah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka mengaku menjual tembakau sintetis dengan sistem bertemu langsung dengan pembeli melalui akun Instagram dengan metode transaksi menggunakan sistem mapping lokasi.

"Saat ini barang bukti telah diamankan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut," ucap Indah.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menuturkan pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama.

"Sekecil apapun informasi dari masyarakat, sangat berguna bagi kepolisian, dimulai dari lingkungan terdekat dan sekitar untuk kita sama-sama peduli," tutur Budi.

Dia juga meminta warga agar segera melaporkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Penumpang Diprediksi Membludak Saat Libur Maulid Nabi, KAI Palembang Tambah Gerbong Eksekutif

RUU Masyarakat Adat Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat Adat SORONG – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat

Pansus RUU Daerah Kepulauan Matangkan Skema Dana Khusus

Desa Pampang Bersolek dari Sisi SDM, Samarinda Kejar Lonjakan Wisatawan

Gen Z Sulit Cari Kerja, Ekraf Disiapkan Jadi Mesin Lapangan Kerja Baru

Jangan Sampai Krisis Pangan Saat Bencana, Bapanas Siapkan Rp1,2 Triliun

Kekayaan Intelektual Jangan Menganggur, Asensi Dorong Jadi Aset Produktif

UMKM Wajib Melek Digital, BI Bidik Akses Pembayaran Lebih Luas

Baznas Salurkan 1.900 Porsi Makanan untuk Warga Terdampak Gempa NTT.

Melalui Workshop Safety Training di Atas Kapal Pelni, Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran

Pemkot Bandung Buka Keran Akses Kredit UMKM dengan Bank BJB

ASENSI Dorong IP dan Licensing Revenue Baru bagi Indonesia

Pemkot Bandung Tegaskan PPPK Paruh Waktu Diperpanjang

Wali Kota Bandung Tegaskan Pengelolaan Kota Harus Berbasis Data

Pemkot Buka Bandung Great Sale 2026

Program "Gempolin" Bikin Warga Gempolsari Bandung Antusias Kelola Sampah

Karhutla Masih Berkobar di Way Kambas, Api Merembet ke Kawasan Konservasi.

Karhutla Kalteng Makin Serius, Presiden Prabowo Tambah 4 Helikopter Water Bombing

Presiden Prabowo Subianto Bertekad Hentikan Perluasan Karhutla dan Titik Api Baru di Kalimantan.

Presiden Prabowo Tambah 4 Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Karhutla Kalteng.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.